oleh

Lahan ‘Tidur’ di Rantau Alai Siap Dijadikan Pabrik Sosis

Kini Tim Investasi Gerak Cepat

 

INDRALAYA, SuaraSumselNews |
KABUPATEN Ogan Ilir saat ini seperti anak gadis yang sedang meranjak remaja. Dan banyak pemuda yang meliriknya. Kenapa tidak? Karena saat ini investor terus memburu lokasi untuk membangun daerah ini.

Buktinya, gerak cepat dari Tim Percepatan Investasi Pembangunan Kabupaten Ogan Ilir, setelah berakhirnya Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB)16 Juni 2020 di Kota Palembang. Ya tidak tanggung — tanggung, setelah Minapolitan Center Ogan Kelekar senilai Rp 1,7 T dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) senilai $ 40 juta, kini dalam proses.

Tim ini juga langsung turun kelapangan untuk mengecek potensi yang bisa di kembangkan. Berencana untuk mendirikan pabrik sosis, nuget dan peternakan ayam organik. Makanya,
setelah rapat tertutup dengan Ketua dan anggota Tim Pengarah Investasi, DR. Arya Adi, koordinator tim investor langsung kelapangan demi terwujudnya visi dan misi tim ini dengan segera.

BACA JUGA:  Delapan Area Cegahan Tindak Pidana Korupsi

Arya Adi didampingi Tim Pelaksana DR.Hasan Hery, Ardha Munir, SH. M.Si, CLA, Ir Noorman Yussalwan, H Asmiran, ST meminta untuk melakukan inventarisasi aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir.

Bahwa, Minggu kemarin (5/7) di Kecamatan Rantau Alai, tim meninjau dan mendata lahan milik Pemkab yang masih belum dimanfaatkan. Misalnya, lahan eks IFAD di Desa Mekarsari dan lahan di Desa Sukananti.

Didampingi, Pak Bani Kepala Desa Sukananti, Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir, tim meminta keterangan berapa sisa lahan Pemkab yang belum digunakan.

Dijelaskan Hasan Hery untuk lahan di Desa Mekarsari adalah kawasan naungan Dinas Perikanan dan untuk lahan di Desa Sukananti juga dibawah naungan Dinas Pertanian. “Hasil hari ini akan segera kita diskusikan, ” terang Hasan.

BACA JUGA:  Dukung Suksesi PON Papua, PLN Gelontorkan Rp.313 Miliar

Kepada media ini terkait pemanfaatan lahan nantinya, kita akan diskusikan bersama tim dan segera ditindak lanjuti, tambah Hasan yang diamini Arya Adi. (“)

laporan ; asnaini khamsin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.