Terkait Maraknya Pemberitaan Akhir-akhir Ini
LAHAT, SuaraSumselNews | LAGI masalah hebohnya ijazah sarjana Bupati Lahat Cik Ujang, SH, sepertinya tak habis-habisnya dipersoalkan. Bahkan akhir-akhir ini menjadi konsumsi pemberitaan media massa di Kabupaten Lahat dan sekitarnya.
Terkait gonjang–ganjing pemberitaan tersebut, David Hadrianto Al Jufri (DHA)
Anggota DPRD Sumsel ini angkat bicara. Menurut dia, hendaknya masyarakat harus tenang dalam menyikapi isu-isu terkait kepala daerah di Kabupaten Lahat tersebut.
Apa lagi saat inii masyarakat sudah pintar, menyikapi hal tersebut. Dan tidak terpropokasi, Ini menunjukan tingkatkan kedewasaan yang sangat positif. Sehingga roda pembangunan di pemerintahan tetap berjalan dengan baik, jelasnya kepala media ini, Rabu kemarin (23/9).
David anggota dewan ini menyikapi isu ijazah Bupati Lahat. Ya gak usah terlalu di ambil pusing. Sekarang ini beliau sudah Bupati Kabupaten Lahat. “Ya tadi jangan sampai semua program pembangunan di sini menjadi terhambat, ‘katanya lagi.
Anggota DPRD Provinsi Sumatra Selatan ini menjelaskan bahwa dia bukan membela terhadap Cik Ujang, SH. Maksudnya apa yang dilakukan Cik Ujang, SH yang melampirkan ijazah itu adalah hak dia. Karena beliau mendapat ijazah dari kampus tempat dia kuliah.
Juga kalau Bupati Lahat menganggap bahwa kampus itu tidak sah, tidak mungkin beliau mau kuliah disana. Dan sekarang permasalahannya itu, saya akan meluruskan, biar masyarakat khususnya di Kabupaten Lahat tahu. Dan kenapa kampus berani melaksanakan kuliah jarak jauh sekolah wiken Sabtu Minggu. Bahwa kelas khusus pastinya telah mempunyai izin yang resmi. Ya tadi, masalah sah atau tidaknya ijazah tersebut memang ada kalau digunakan untuk ASN mungkin tidak bisa.
Ya tadi mungkin tidak mencukupi dari persyaratan aturan sekarang, Kalau digunakan diluar untuk ASN ya sah sah saja! Jadi jangan terlalu dibesar besarkanlah, harap David.
Pesan pada masyarakat Kabupaten Lahat untuk tetap tenang dan jangan mudah terpengaruh dengan isu isu yang belum jelas kebenaranya. (*)
laporan ; agung purnomo




