Target Vaksinasi Sumsel Tercapai

Pemprov Berikan Penghargaan

PALEMBANG, SuaraSumselNews | APRESIASI Pemprov Sumsel atas tercapainya target vaksinasi COVID-19 di Sumsel dengan capaian 76,5 persen.
Gubernur Sumsel Herman Deru, memberikan penghargaan kepada semua pihak yang telah berkontribusi mensukseskan vaksinasi hingga berhasil mencapai herd immunity di akhir tahun 2021. Penghargaan diberikan kepada 126 lembaga dan perseorangan yang digelar di Griya Agung Palembang.

Herman Deru, mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi dan terima kasih Pemprov Sumsel kepada semua pihak yang telah membuat Sumsel telah lepas dari target vaksinasi di akhir tahun.

Dimana, sebelumnya menargetkan vaksinasi akhir tahun 2021 harus mencapai 70 persen. Namun atas kinerja dan sinergi yang dibangun dari semua pihak, Sumsel berhasil melewati target tersebut.

“Penghargaan ini kita berikan sebagai ungkapan terima kasih kami kepada semua pihak baik lembaga, instansi terkait, organiasasi, dan seluruh lapisan masyarakat. Terutama para nakes yang telah berjuang luar biasa dalam masa-masa sulit memberikan pelayanan terbaik untuk pasien Covid,” kata Herman Deru.

Menurutnya, penganugerahan tersebut sebagai pemacu bagi semua pihak dan lapisan masyarakat untuk segera menyelesaikan vaksinasi di Sumsel sampai dengan 100 persen.

“Ini juga merupakan cara untuk memacu semangat kita semua dalam mencapai vaksinasi hingga 100 persen dan kita harus lebih bersemangat lagi,” katanya.

Herman Deru yakin Sumsel akan dengan cepat menyelesaikan vaksinasi 100 persen, jika semua pihak yang terliat akan tetap semangat dan selalu bersinergi.

“Saya yakin ini akan cepat tercapai hingga 100 persen jika semuanya akan tetap semangat dan selalu bersinergi seperti ini,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy, mengatakan saat ini sebanyak 4.796.819 orang warga yang sudah di vaksinasi dari total sasaran 6.303.096 orang.

Pencapaian tersebut tak lepas dari dukungan peningkatan vaksin yang diterima setiap bulan. Pada pertengahan tahun, pasokan vaksin hanya 300 ribu dosis per bulan dan meningkat menjadi 700 ribu dosis vaksin mulai November 2021.

“Pasokan vaksin tercukupi dan antusiasme masyarakat untuk divaksin sangat tinggi. Seluruh kabupaten dan kota sudah di atas 70 persen untuk dosis satu,” katanya.

Meski begitu perlu peningkatan cakupan vaksinasi dosis kedua. Sebab hingga saat ini secara komulatif baru 42,92 persen atau 2.705.341 warga yang mendapatkan vaksin kedua.

Begitu juga dengan optimalisasi vaksin bagi kaum lanjut usia yang baru mencapai 62,12 persen dosis satu dan 29,77 persen untuk suntikan kedua.

“Vaksin bagi lansia terjadi peningkatan signifikan, rata-rata 50 persen ke atas, bahkan ada daerah yang di atas 100 persen,” katanya. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.