Penyekatan di Gerbang Tol Kramasan Selama 15 Hari

Dilakukan oleh Polres Ogan Ilir

INDRALAYA, SuaraSumselNews | DILAKSANAKNNYA Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali sejak 3 Juli lalu, Polres Ogan Ilir melakukan penyekatan di jalan akses menuju Jawa.

Mulai hari ini, hingga 20 Juli mendatang, Polres Ogan Ilir melakukan penyekatan kendaraan yang akan melintasi Tol Kayuagung-Palembang via Gerbang Tol Kramasan.

“Selama 15 hari mulai hari ini tanggal 6 hingga 20 Juli mendatang, kami melakukan penyekatan kendaraan di Gerbang Tol Kramasan. Ini kaitannya dengan pemberlakuan PPKM di Jawa dan Bali,” kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy kepada TribunSumsel.com, Selasa (6/7).

Pada pelaksanaan penyekatan ini, Polres Ogan Ilir termasuk salah satu unsur tim gabungan yang juga terdiri dari TNI, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Leading sector pada penyekatan ini adalah Ditlantas Polda Sumatera Selatan dan operasional di lapangan adalah tim gabungan ini,” jelas Yusantiyo.

Sebanyak 90 orang petugas gabungan disiapkan untuk menyeleksi kendaraan yang akan melewati Gerbang Tol Kramasan.

Tak ubahnya dengan Operasi Penyekatan pada musim mudik lebaran beberapa waktu lalu, penyekatan kali ini dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen kesehatan pengendara.

“Dokumen yang kami periksa diantaranya sertifikat vaksin, surat swab PCR test yang berlaku 2×24 jam dan surat rapid test antigen yang berlaku 1×24 jam,” terang Yusantiyo.

Pucuk pimpinan Polres Ogan Ilir mengimbau masyarakat yang akan menuju Pulau Jawa, untuk melengkapi dokumen kesehatan yang telah ditetapkan.

“Silakan melengkapi dokumen kesehatan ini. Jika tidak lengkap, mohon maaf terpaksa kami minta putar balik,” tegas Yusantiyo.

Sembari melakukan penyekatan, petugas juga menyosialisasikan panduan perjalanan selama PPKM di Jawa dan Bali.

Selain juga, menyosialisasikan protokol kesehatan kepada setiap pengendara yang melintas.

“Walaupun di dalam kendaraan, tetap menerapkan protokol kesehatan. Jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan,” pesan Yusantiyo. (tr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.