oleh

Honor Semua Kader Stunting Banyuasin Bakal Ditingkatkan

Pemkab Target 2024 Zero Stunting

BANYUASIN, SuaraSumselNrws | DIUPAYAKAN honor kader stunting Banyuasin akan ditambah. Dan Pemkab mentargetkan tahun 2024, Banyuasin harus zero stunting. Apalagi, kader stunting menjadi ganda terdepan di Desa dan Kelurahan, untuk terus menurunkan tingkat stunting yang ada di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Makanya kader stunting yang direkrut merupakan warga yang ada di Desa atau Kelurahan tersebut agar lebih mudah menjangkaunya. Karena peran dari para kader stunting ini. Mengingat angka stunting yang ada di wilayah Banyuasin terus alami penurunan. Saat ini saja, tinggal 22 persen lagi untuk diturunkan.

Penurunan stunting ini, dianggap penting karena bila tidak dilaksanakan masa depan generasi muda bisa-bisa hancur.

BACA JUGA:  Yansuri: Mengorganisir Anak-Anak Polisi dan Purnarawan Polisi

Sebagai motivasi kepada para kader, Pemkab Banyuasin berencana akan menambah insentif kinerja atau honor kader stunting dari para kader yang kesemuanya ibu-ibu ini.

Kepala Dinas PPKBP3A Banyuasin Dra Yosi Zartini, menjelaskan untuk insentif bagi kader sebelumnya sudah dianggarkan. Karena pencapaian dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Banyuasin, sehingga Bupati Banyuasin H Askolani Jasi ingin menambahkan insentif bagi para kader.

“Untuk besaran, masih dihitung berapa insentifnya. Itu juga melihat dari anggaran yang ada. Karena ada 1.670 kader stunting dan kader BPKBD 1.220 KB. Kami juga akan membuatkan baju untuk kader,” katanya, Kamis (15/9).

Para kader ini sudah dilatih untuk memberikan edukasi bagi calon pengantin, ibu hamil dan ibu miliki anak usia di bawah 2 tahun untuk pencegahan stunting sejak dini.

BACA JUGA:  Pokja Tiga Desa Mengikuti Pelatihan Pendataan Desa

Bupati Banyuasin H Askolani Jasi menuturkan, penurunan angka stunting di Banyuasin sudah dirangkui pemerintah pusat. Dengan peran serta seluruh masyarakat, terutama kader diharapkan 2024 Kabupaten Banyuasin zero stunting.

“Tambahan insentif bagi para kader ini, sebagai bentuk apresiasi karena dedikasinya untuk mencegah dan mengurangi stunting,” ujarnya. (**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.