Tutupi Jalan, Panggung Dibongkar!

LUBUKLINGGAU, SuaraSumselNews- Panggung hajatan pernikahan milik warga Simpang Pemiri Kelurahan Lubuklinggau Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, harus dibongkar paksa. Sebab, jika tidak ditertibkan, panggung tersebut dikhawatirkan dapat memacetkan kendaraan yang lewat di tempat itu.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kasat Lantas, AKP Sukiman, mengatakan panggung itu didirikan di ruas jalan. “Kalau tidak kita bongkar paksa, kami khawatir bisa menyebabkan kemacetan,” ujar Sukiman kepada SuaraSumselNews, Kamis (25/1).

Menurut dia, panggung hajatan itu menghalangi jalan raya. Jika tidak ditertibkan setidaknya bisa membuat kemacetan panjang di wilayah itu. Karena itu Polres Lubuklinggau harus bersikap tegas, karena jika tidak masyarakat tidak akan patuh dengan peraturan.

Jalan raya, katanya,  merupakan jalan umum seperti diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan. Jadi, kata Sukiman, masyarakat harus tahu  bahwa jalan raya dibangun untuk masyarakat umum.  “Jadi bukan untuk kepentingan pribadi, tapi dibangun untuk orang banyak (masyarakat). Apabila tidak kita tertibkan kondisinya bakal meresahkan masyarakat,” tukasnya.

Pembongkaran paksa itu, jelasnya, lantaran panggung hajatan warga memakan setengah badan jalan, sehingga dilepas satu-satu oleh Satuan Polantas Polres Lubuklinggau. Apalagi di wilayah itu sering terjadi kemacetan panjang.

Sukiman menambahkan, untuk hal yang bersifat pribadi tak boleh mengorbankan dan merugikan khalayak ramai. “Apalagi ini jalan protokol persimpangan. Jika jalan ini ditutupi panggung maka otomatis pengguna jalan tidak bisa melaluinya. “Ini pasti meresahkan pengguna jalan,” tegas polisi berpangkat AKP ini, tersenyum.

Di tempat terpisah, Ketua RT 03 Kelurahan Lubuklinggau Ulu, Nur Indah, mengatakan izin dari lurah hingga camat sudah ada. Tapi sejak Jumat lalu proses izin dari pihak kepolisian belum selesai.
“Kami tidak tahu pemasangan tenda tersebut. Baru hari ini mau memprosesnya ke pihak kepolisian. Tapi ternyata lebih dahulu dibongkar polisi,” tukasnya.

Peliput : Marzuki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *