Tak Semaunya Gunakan DD

Johan Buka Bursa Inovasi Desa OKU

BATURAJA, SuaraSumselNews – PEMKAB Ogan Komering Ulu (OKU) gelar ‘Kegiatan Bursa Inovasi Desa Tahun 2018’  di Gedung Kesenian Kota Baturaja. Dengan pemukulan gong oleh Wabup OKU, Johan Anuar pertanda dibukanya kegaiatan ini.

Tampak hadir, Kadis PMD Sumsel diwakili Kasi SDA dan TTG Priyo Prasetyo. Koordinator Program Provinsi P3PM dan PID, Zulkarnain, Waka Polres OKU, Dandim 0403/OKU, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD. Juga, Camat, Kades dan Ketua, Wakil Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan serta undangan lainnya, Selasa kemarin (45/9).

Dengan peserta, 143 orang Kades, 143 Ketua BPD,  143 Ketua LPMD. Tim pelaksana inovasi desa 84 orang, pendamping desa 34 orang dan pendamping lokal desa sebanyak 38 orang.

Wakil Bupati OKU Johan Anuar mengatakan, bursa inovasi desa merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif. Atau inovasi masyarakat yang dapat di kembangkan di semua desa di Bumi Sebimbing Sekundang.

Kata Johan, kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa dengan solusi penyelesaian masalah-masalah. Khususnya, inisiatif, alternatif kegiatan pembangunan desa dalam penggunaan dana desa (DD) yang efektif dan inovatif.

Bahwa, dalam kaitan ini, juga penguatan kapasitas pemerintah desa, wajib ditingkatkan. Termasuk, kegiatan inovasi desa yang diharapkan mampu menstimulasi berkembangnya kiprah komunitas lokal pedesaan.

Tambah Johan, semakin aktif dalam mendukung pemberdayaan potensi wilayah pedesaan. Hal ini sebagai basis perekonomian daerah. ‘’Program inovasi desa sebagai pendorong kualitas pemanfaatan dana desa (DD). Utamanya, pengembangan potensi ekonomi lokal. Usahawan, SDM dan infrastruktur desa,’’ terangnya.

Sebagai bentuk dukungan agar efektif dalam menyusun penggubaan dana desa, tentunya pememrintah sediakan dana operasional kegiatan inovasi dan pengelolaan pengetahuan yang dialokasikan untuk setiap kecamatan.

‘’Semua Kades di Kabupetn OKU, hendaknya penggunaan dana desa jangan sampai digunakan keperluan diluar ketentuan. Pastinyanya, akan dipantau oleh Wakapolres OKU,’’ Johan Anuar.

Sementara, Kepala Dinas PMD Sumsel yang diwakili Priyo Prasetyo menambahkan, apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya bursa inovasi desa di OKU. ‘’Kegiatan seperti ini sebagai rutinitas dilakukan setiap tahunnya,’’ urai dia.

Ditambahkan Kepala Dinas DPMP OKU, Ahmad Firdaus, forum ini sebagai penyambung dan pertukaran inisiatif inovasi bagi masyarakat yang berkembang di desa. Sedangkan sasarannya, peningkatan kualitas penggunaan dana desa melalui berbagai kegiatan pembangunan. (*)

laporan : fikri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *