ODP Center Teluk Gelam Sudah Siap Beroperasi

Iskandar : Semua Fasilitas Dilengkapi

 

KAYUAGUNG, SuaraSumselNews | BUPATI Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE memastikan, ODP Center Gedung Diklat di Kecamatan Teluk Gelam siap digunakan sebagai pusat karantina Orang Dalam Pantauan (ODP Center).

Berbagi fasilitas seperti tenaga medis dan tenaga pendukung lainnya disiapkan oleh Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

“Kita sudah setiap dengan berbagai kemungkinan termasuk jika kondisi makin memburuk. Saya lihat fasilitas yang ada sudah cukup lengkap. Ada 60 kamar disini dan lengkap dengan AC, ada tempat tidur dan kamar mandi di dalam kamar,” ungkap Iskandar saat meninjau pusat karantina ODP di Teluk Gelam, Senin, (6/4).

Selain fasilitas, Tenaga medis pendukung pun sudah dipersiapkan kata Iskandar “Dan saya minta ODP Center ini segera beroperasi,” kata dia.

Selain sebagai pusat karantina ODP, Gedung serbaguna ini juga diproyeksi mampu melayani pasien Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Untuk PDP kita akan lengkapi dengan fasilitas medisnya. Namun kita semua berharap tidak ada ODP maupun PDP yang akan menginap disini. Kita berharap Pandemi ini segera berakhir,” harap Iskandar.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Iwan Setiawan mengungkapkan lokasi karantina ODP ini menjadi langkah kedaruratan Pemkab Oki untuk mengendalikan laju penyebaran Virus Corona. Sebab rumah sakit difokuskan kepada perawatan mereka yang sakit.

Mereka yang sehat tetapi masuk kategori ODP, lanjutnya, yang akan diprioritaskan dikarantina untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Tidak semua orang bisa menertibkan diri dan menjaga, mengendalikan dirinya dalam waktu 14 hari selama masa isolasi. Pada keadaan tertentu, kami akan gunakan tempat karantina ini, terutama untuk ODP yang tidak mungkin semua dimasukkan ke rumah sakit. Karena kami perlu memfokuskan rumah sakit untuk menangani pasien-pasien yang non korona. Supaya tetap berjalan dan semua dapat teratasi dengan baik,” tegas Iwan. (*)

reporter : adeni/oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *