Disdik Sumsel Izinkan Sekolah Daerah Zona Kuning Gelar PTM

Jika Patuhi Aturan yang Jelas

PALEMBANG, SuaraSumselNews | DINAS Pendidikan (Disdik) Sumsel membolehkan sekolah untuk mengadakan pembelajaran tatap muka (PTM) asalkan daerahnya minimal zona kuning.

Hal ini disampaikan Kepala Diknas Sumsel, Riza Pahlevi usai mengikuti silaturahmi bersama Ketua Komite dan kepala sekolah SMA/SMK Negeri Sumsel di kantor Gubernur Sumsel, Jumat (9/7).

“Asal wilayahnya masuk zona kuning dan hijau silakan untuk sekolah gelar PTM terbatas. Untuk yang zona oranye dan merah masih tetap daring,” ujar Riza.

Awalnya kata Riza, mereka pada tahun ajaran baru ini akan menggelar sekolah tatap muka. Namun, karena adanya intruksi dari pemerintah pusat Sumsel masuk dalam daerah yang ditetapkan wajib menerapkan Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, maka surat edaran tersebut langsung dicabut mengenai PTM terbatas ditunda.

Meski mempersilakan sekolah yang masuk zona kuning dan hijau menggelar PTM terbatas, namun Riza menegaskan pihak sekolah wajib meminta izin dulu dari wali siswa.

“Satu kabupaten kan tidak semuanya zona merah dan oranye. Disimpulkan, untuk yang masuk zona hijau dan kuning boleh gelar PTM terbatas, tetapi syaratnya harus izin wali murid dulu,” jelas Riza.

Ia menambahkan, pihak sekolah yang akan menggelar PTM Terbatas harus berkordinasi dan meminta izin dahulu bersama Dinas Pendidikan (Disdik) masing-masing kabupaten/kota. Riza mengaku, skema PTM Terbatas setiap kelas maksimal diikuti separuh jumlah siswa dan siwa wajib menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Misalnya satu kelas ada 36 orang diisi 18 orang, ya itupun tergantung izin wali siswa,” ungkap Riza. (tr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *