BATURAJA, SuaraSumselNews- Dinas Kesehatan Ogan Komering Ulu (Dinkes OKU) menerapkan transaksi non tunai, karena Dinkes banyak membawahi satuan kerja dan perpanjangan tangan, seperti UPTD pembantu, puskesmas, yanfar, puskeskel atau puskesdes.
Kepala Dinkes OKU, Suharmasto SKM melalui Sekretaris, Rozali SKM, mengatakan sosialisi ulang terkait penerapan pembayaran non tunai kepada UPTD dan perangkat kerja di jajaran Dinkes OKU, dilakukan untuk menerapkan kebijakan pembayaran/transaksi non tunai bagi seluruh pegawai di jajaran Pemkab OKU.
“Sosialisasi soal penerapan transaksi non tunai ini kita lakukan, para UPTD pembantu ini dapat memberikan pemahaman secara utuh agar implementasi pembayaran non tunai dapat dijalankan dengan tertib dan lancar,” katanya.
Rozali mengatakan, kegiatan sosialisasi pembayaran non tunai itu dilakukan sesuai prosedur dengan mengundang pihak BPKAD OKU sebagai narasumber yang menjelaskan tentang kebijakan transasksi non tunai tersebut.
“Dengan sosialisasi ini, kita harapkan agar para ASN, terutama bendahara di tiap UPTD, dapat membantu menerapkan dan melaksanakan aplikasi kebijakan penerapan non tunai. Itu dilakukan untuk mendukung pemerintah meminimalisir praktik korupsi di Indonesia, mulai tingkat pusat hingga ke daerah-daerah, “ katanya.





前往Telegram中文版下载官方网站,发现一个超越传统消息应用的平台。了解其独特功能,如广播频道、贴纸和API。加入数百万用户的行列。