Benahi Fasilitas Sekanak Lambidaro

PALEMBANG, SuaraSumselNews —
KINI pemeliharaan kawasan Sekanak Lambidaro menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyusul rusaknya sejumlah fasilitas umum dan hilangnya sarana pendukung wisata dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut dinilai mengurangi fungsi kawasan yang sebelumnya dirancang sebagai ruang publik dan destinasi wisata perkotaan.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, meninjau langsung kawasan Sekanak Lambidaro, untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan langkah penanganan segera dilakukan. Hasil peninjauan menunjukkan sejumlah persoalan, mulai dari tumpukan sampah, jalan yang mengalami penurunan permukaan, hingga hilangnya fasilitas penyeberangan.

Menurut Ratu Dewa, konsep awal penataan Sekanak Lambidaro telah dirancang dengan baik sebagai kawasan wisata berbasis ruang terbuka publik.

Namun, kurang optimalnya pemeliharaan menyebabkan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

“Sekanak Lambidaro memiliki konsep yang baik sebagai kawasan wisata dan ruang publik. Namun, pemeliharaan yang belum maksimal membuat sejumlah fasilitas rusak dan beberapa sarana pendukung hilang,” ungkapnya kepada media ini, Rabu kemarin.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Palembang telah menginstruksikan perbaikan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan agar kembali aman digunakan masyarakat.

Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan organisasi perangkat daerah terkait.
Untuk mencegah terulangnya pencurian fasilitas umum, Ratu Dewa juga meminta pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengawasan sekaligus meminimalkan aksi vandalisme dan pencurian aset daerah.

“Kami telah meminta pemasangan CCTV agar pengawasan kawasan lebih optimal dan fasilitas publik yang ada dapat terjaga dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, Sekanak Lambidaro semula diproyeksikan menjadi destinasi wisata yang dilengkapi fasilitas jogging track dan ruang aktivitas masyarakat.

Namun, sebagian area justru dimanfaatkan sebagai lokasi pembuangan sampah, sehingga fungsi kawasan belum berjalan sesuai rencana.

Karena itu, Ratu Dewa menekankan pentingnya pemeliharaan berkelanjutan terhadap seluruh fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian proyek, tetapi juga oleh konsistensi dalam menjaga dan merawat aset yang telah tersedia.

“Kami meminta OPD terkait melakukan pemeliharaan rutin agar kawasan ini tetap bersih, tertata, dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagaimana tujuan awal pembangunannya,” tuturnya.

Pemerintah Kota Palembang berharap upaya perbaikan dan pengawasan yang dilakukan dapat mengembalikan fungsi Sekanak Lambidaro sebagai destinasi wisata kota sekaligus ruang publik yang nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)