Baiknya Anak Punk Dapatkan Perhatian

Faktor Dominan, Orang Tua Berpisah

INDRALAYA, SuaraSumselNews- HADIRNYA  komunitas anak Punk, semakin hari semakin tumbuh dan berkembang. Utamanya, di Kota Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Megy (19) bersama dua orang temannya, Surya dan Dimas kepada media ini mengutarakan, keberadaan komunitas Punk khususnya di wilayah Indralaya tak perlu dikhawatrikan. Meski, terlihat penampilan mereka berpakaian rusuh dan menggambarkan wajah yang menyeramkan. ‘’Kami adalah sama dengan warga lainnya di negara ini, yakni memiliki hak hidup dan kesempatan berkarir,’’ jelasnya.

Saat ditanya apa saja motivasi memilih komunitas anak Punk, Megy mengakui, banyak faktor menyebabkan memilih untuk menjadi komunitas ini. Misalnya, faktor keluarga karena orang tua berpisah, ekonomi. Tapi ada juga yang berfikir untuk menyalurkan keahlian, seperti sablon baju dan hal positif lainnya.

Terkait pandangan negatif masyarakat terhadap komunitas ini, Megy dan teman-teman tidak begitu peduli. Yang penting kami senantiasa bersikap positif dan tidak melakukan hal-hal negatif kecuali, kami diganggu.

‘’Kami juga didalam komunitas ini memiliki aturan dan persyaratan. Diantaranya anggota kami harus jujur, tidak boleh melakukan pemaksaan saat ngamen, berapa saja orang memberi kita ambil dan yang tidak memberipun tidak apa-apa,’’  tutur Megy.

Melihat sisi positif dari komunitas ini dan guna terorganisirnya komunitas seperti ini, mungkin pihak lembaga terkait perlu memperhatikan keberadaan mereka. Dan pada gilirannya melakukan pembinaan sehingga kesan negatif dilapangan dan kesempatan serta hak sebagai warga negara dapat tersalurkan dan dinikmati, urainya. (*)

laporan : gusti ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *