Bagindo Togar: Memperkaya Referensi, Argumentasi dan Analisa

Bagindo Togar Raih Penghargaan
Kategori Pengamat Poltik dan Sosial

 

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Aktivis Sumsel diganjar penghargaan, berbagai macam kategori di berikan baik aktivis buruh, aktivis lingkungan, seni, pengamat politik dan sosial dan lainnya. Pemberian penghragaan ini di berikan bukan hanya sekedar penghargaan biasa, namun semua penerima penghargaan sudah melalui seleksi di lapangan sesuai dengan peran mereka dalam memperjuangkan kemaslahatan masyarakat baik itu dalam mengkritisi kebijakan.

Penghargaan kepada aktivis Sumsel di berikan oleh Aktivis Lintas Generasi (ALG) dengan tema “Bersama Kita Bisa” di markas ALG, Jalan Residen Abdul Rozak, simpang Celentang, Palembang, Jumat (31/2/2020) malam.

Pengamat Politik, Drs Bagindo Togar salah satu penerima penghargaan mengungkapkan, julukan sebagai predikat pengamat politik ini karena wartawan, awalnya dengan adanya kelompok-kelompok disukusi dan akhirnya saya mendapat predikat pengamat politik.

“Pengamat politik yang distepelkan di saya, akan saya jaga objektivitasnya, tujuannya untuk apa, yang paling penting menghindari bagaimana mendeskripsikan secara pribadi. Tidak akan mengkritik secara pribadi,” ungkapnya.

Dengan adanya predikat ini saya mengucapkan terima kasih, karena ada sebagian orang yang menerima, mendengar pendapat atau komentar-komentar kita atau kritik kita terhadap beragam kebijakan yang ada di kota dan wilayah Sumsel.

“Apa yang kita komentari paling tidak kedepan aku akan menjaga dari segi kualitasnya, argumentasinya, kemudian juga referensinya akan diperbarui, dengan itu supaya apa yang kita komentari, apa yang kita kritisi itu lebih jelas arah dan manfaatnya,” jelasnya.

Menurut Bagindo Togar, ini murni penghargaan dari bawah, artinya sepenjang mereka jernih bukan by order, paling tidak memicu memotivasi kawan-kawan yang masing-masing yang meliputi bidang-bidang masing-masing. “Ya kalau bersumber dari bawah yah sah-sah saja, kalau by order, ya udah kualitas sama integritasnya masih di ragukan, kalau by order saya akan menolak,” ujar Togar tegas.

“Saya dihubungi bukan saya menghubungi, mereka menghubungi seminggu yang lalu, sehingga ini murni penghargaan dari arus bawah,” ungkapnya.

Dengan adanya penghargaan ini jadi motivasi dan bukan memunculkan riya.

“Paling tidak ini menjadi motivasi, aku akan memperkaya referensi, argumentasi dan analisa supaya lebih komplit lagi dan tidak sembarangan memberikan statement, komentar, memberikan keritik, akan membuat kita semakin baik, dan membuat kita semakin low profile,” pungkasnya. (as)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *