Dalam Waktu 45 Menit Api Mampu Dijinakan
LAHAT, SuaraSumselNews | WARGA sempat panik. Pasalnya, kobaran api yang melalap rumah kontrakan empat (4) pintu milik Sugono (62) pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Lahat, berhasil dijinakkan.
Hanya dalam waktu belum satu jam, ya
sekitar 45 menit, tiga (3) unit Satdamkar milik Pemkab Lahat terjun kelokasi titik api mampu jendalikan si jago merah itu.
Peristiwa kebakaran itu, terjadi pada Rabu (14/7) sekitar pukul 10.55 WIB yang berlokasi di Skip. Tepatnya belakang Lapangan Bola Kaki Gelora Serame di RT 15 RW 04 Kelurahan Pasar Lama Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat.
“Sekitar jam 11.00 WIB kita terima laporan dari korban, bahwa dikontrakan miliknya terbakar. Dari laporan itu kita langsung tindak lanjuti. Ya Alhamdulillah, api berhasil kita jinakan hanya butuh waktu 45 menit,” ungkap Kasat Pol-PP, Linmas, Damkar Pemkab Lahat, Fauzan Khoiri Denin AP MM.
Setidaknya untuk memadamkan api kata Fauzan, pihaknya menerjunkan tiga (3) unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dan dibantu oleh 30 personil Satdamkar, TNI, POLRI, dan warga sekitar lokasi kejadian (TKP) turut membantu menjinakkan api.
Akibat dari kejadian ini, sambung Fauzan, sebanyak empat (4) pintu kontrakan ludes dilalap sijago merah. Namun, satu (1) dari 4 bedengan permanen itu sedang dalam keadaan kosong atau ditinggal oleh penghuninya.
“Lalu, tiga (3) bedengan lainnya ditempati oleh Harto (45), Chairulla (40), dan Untung (45) semuanya habis terbakar,” tambahnya.
Beruntung dari kebakaran tersebut, diakui Fauzan, tidak sampai menelan korban jiwa. Akan tetapi, untuk kerugian ditafsir mencapai ratusan rupiah. Karena, dari kejadian itu, ada dua (2) unit motor R2 juga ikut dilalap sijago merah.
Untuk asal api sendiri, ditegaskannya, belum diketahui secara pasti. Sebab, dugaan sementara api berasal dari bedeng yang ditunggu oleh korban bernama Harto yang ditinggal pergi.
“Api dapat kita padamkan sekitar pukul 11.40 WIB, akibat dari amukan sijago merah semua harta benda penghuni kontrakan ludes terbakar, kini situasi aman dan terkendali,” tutupnya. (*)




