Wali Siswa SMPN 1 Indralaya Terima Surat Tanda Kelulusan

Orangtua Siswa Mengeluh Permintaan Sumbangan

 

INDRALAYA,SuaraSumselNews |
BERTEMPAT di ruang pertemuan SMPN I Indralaya Ogan Ilir, Jumat (5/6) dilaksanakan penyerahan surat tanda kelulusan kepada 250an siswa/siswi kelas IX tahun pelajaran 2019/2020.
Surat tanda kelulusan diterima langsung oleh para wali siswa-siswi.

Kepala SMPN I Indralaya, Drs Amin Jamaani, kepada media ini mengatakan adanya wali murid yang komplain karena harus berkumpul untuk menerima tanda kelulusan, ditengah larangan berkerumun karena pandemi Covid 19.

Dia menjelaskan, memang dalam hal penerimaan tanda kelulusan harusnya para wali siswa bukan langsung ke siswa. Makanya kita meminta para wali siswa hadir menerima langsung. Kita paham ditengah pandemi Covid 19 wajib mentaati protokol kesehatan. Oleh karenanya kita juga meminta bantuan gugus Covid 19, dan instansi terkait Ogan Ilir.

Dan itu dihadiri dan mengatur segala sesuatu mengenai protokol kesehatan. Diantaranya para wali siswa yang hadir wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dan
diatur pula jadwal waktu penyerahannya secara bergantian dalam empat kelompok dari delapan kelompok kelas yang ada.

Seperi mulai pukul 08.00/09.00 WIB diatur untuk dua kelompok kelas pertama. Lalu dilanjutkan kelompok kelas berikutnya hingga selesai secara bergantian.Terkait adanya wali siswa yang juga mengeluhkan adanya sumbangan sukarela saat menerima surat tanda kelulusan, Drs Amin Jamaani mengatakan, sumbangan itu tidak ditetapkan besaran nilainya dan tidak wajib.

Bahkan ada juga wali siswa yang tidak memberikan sumbangan. Hal ini kita maklumi. Tetapi adanya juga yang memberikan sumbangan hingga sebesar Rp.50 ribu. Mungkin ini wali siswa yang tergolong mampu, ujar Drs Amin.

Lalu hasil sumbangan sukarela ini akan kita peruntukkan pada pembangunan yang diperlukan di SMPN I Indralaya. Misalnya bangun gerbang sekolahan. Hanya saja tidak dijelaskan apakah sudah sesuai dengan Permendikbud nomor 75 tentang Komite Sekolah.

Terpisah beberapa wali siswa, terkait sumbangan sukarela ini menanggapi secara berbeda. Ada yang setuju sebagai ucapan terima kasih kepada para guru. Namun ada juga yang merasa kesal, ditengah ekonomi yang susah karena pandemi, masih juga kita harus menyumbang.

Acara penyerahan surat tanda kelulusan siswa-siswi ini sendiri berjalan lancar dalam suasana tetap keperihatinan. (*)

laporan ; gusti ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *