UMKM Harus Mampu Bersaing di Era Digitalisasi

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Seiring dengan makin pesatnya teknologi informasi media sosial online, berimplikasi terhadap system jual beli dalam perdangangan barang dan jasa, saat ini system jual beli lebih cenderung melalui online, bagi konsumen hal tersebut lebih gampang tinggal pesan tidak perlu waktu yang lama barang yang dipesan sudah sampai.

Dalam proses transaksi jual beli, customer makin dimanjakan dengan layanan jual beli online yang sangat praktis, evisien dan efectiv. Cukup dalam genggaman dengan aplikasi android, semua kebutuhan customer praktis bisa diakses hanya dengan sekali klik tombol.

Go car, grab, gojeck, go mesage, go food, go send, toko pedia, traveloka, jualbeli.com dan masih banyak lagi aplikasi yang memberi kemudahan customer dalam proses transaksi jual beli.

Menurut Direktur Lembaga Pengkajian dan Kebijakan Sosial (LPKS) Ridwan, SE, fenomena tersebut berpengaruh terhadap pedagang kecil menengah yang selama ini menerapkan system transaksi face to face (of line).

“Pelaku usaha UMKM kalah bersaing dengan market online jika tidak melakukan adaptasi terhadap medsos online tersebut,” kata Ridwan, Rabu (30/1/2019).

Ia menambahkan, sudah saatnya UMKM mengadaptasi system sales dengan aplikasi online, agar eksis dan mampu bersaing dengan perkembangan zaman yang  makin canggih, tutur Ridwan,SE yang juga pengurus Majelis Ekonomi Muhammadiyah Kota Palembang.

Ridwan menambahkan, peran serta stek holder baik pemerintah, swasta maupun lembaga swadaya masyarakat harus bahu membahu memfasilitasi UMKM bidang  pemasaran secara on line.

“Dengan cara memberikan Pelatihan, workshop bagi pelaku usaha UMKM mengenai strategi marketing diera digitalisasi,” ujarnya.

Ridwan berharap, UMKM mampu jawab tantangan zaman dengan ragam gejolak sosial yg terjadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar