oleh

Sumsel Masih Butuhkan Tenaga Honorer Daerah

PALEMBANG, SuaraSumselNews | GUBERNUR Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan pihaknya menginginkan ada kejelasan tentang penghapusan tenaga honorer dan jalan keluarnya ketika aturan itu telah diterapkan.

Menurut dia keputusan itu juga baru secara lisan disampaikan Menpan RB Tjahjo Kumolo belum tertuang di peraturan pemerintah (PP).. “Pemprov Sumsel butuh aturan yang jelas termasuk solusi yang diambil terhadap ketentuan itu,” katanya, Jumat (21/1).

Gubernur bilang, pihaknya masih butuhkan tenaga honorer, apalagi untuk membantu pegawai kabupaten yang baru pemekaran dan masih menyusun struktur di lingkungan pemerintahan.

Apalagi sejak 10 tahun ini hanya Pemda yang bisa mengusulkan kuota CPNS sedangkan di kabupaten dan kota seperti di daerah yang baru terbentuk tidak memiliki wewenangan untuk melakukan penerimaan CPNS.

BACA JUGA:  Gubernur Sumsel tak Terkejut Jokowi Cabut Status KEK TAA

“Kami akan audiensi tentang daerah baru yang kebutuhan ASN masih sangat minim. Jika tidak ada pengangkatan apa bisa diganti PPPK terutama untuk jabatan struktural,” katanya.

Menurut Gubernur penerimaan CPNS itu sangat diperlukan Pemda. Apalagi, setiap tahunnya ada pengurangan pegawai karena pensiun.

“Untuk penerimaan CPNS itu, pertanyaannya kepada lembaga atau kementerian yang berwenang. Kalau Sumsel tentunya masih butuh khususnya untuk daerah-daerah baru,” tuturnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.