oleh

Sumsel Gelar Pekan Adat Sriwijaya dan Travel Fair

PALEMBANG, SuaraSumselNews | PEKAN Adat dan Sriwijaya Travel Fair 2022 di Atrium PTC Mall, Palembang. Kegiatan itu akan memberikan dampak positif sebagai literasi bagi masyarakat terkait dengan kekayaan budaya dan seni dari 17 kabupaten dan kota di Sumsel.

Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, mengatakan kegiatan itu, tidak hanya mengenalkan seni dan budaya kepada masyarakat, namun juga penting bagi para peserta yang hadir untuk saling mengenal budaya dari masing-masing daerah.

Mawardi Yahya menyebut kebudayaan dan adat ini bukan hanya dibanggakan dan dilestarikan tapi juga budaya yang mengajarkan kepribadian yang baik bagi setiap orang seperti beradaptasi, kebersamaan juga mempererat silaturahmi.

“Tidak ada budaya yang mengajarkan yang tidak baik, masyarakat harus bangga dengan budaya yang dimiliki, sebab mengajarkan cara bersilaturahmi dan kebersamaan,” katanya.

BACA JUGA:  Respon Usulan Gubernur Sediakan Etalase Peluang Investasi Daerah  

Mawardi, bilang dengan keberagaman budaya, adat dan seni ini jugalah yang menjadi pemersatu masyarakat sehingga label Sumsel zero konflik dapat dipertahankan hingga saat ini.

“Keberagaman budaya di Sumsel ini membuat kita bersatu karena kita yakin adat istiadat mengajarkan yang baik,” terangnya.

Pihaknya berharap agar program ini dapat memberikan banyak peluang dalam meningkatkan ekonomi masyarakat terutama sebagai ajang promosikan adat budaya Sumsel.

Mawardi mengajak masyarakat untuk menyaksikan perahu hias dan lomba bidar yang merupakan ciri khas Palembang dalam menyambut hari kemerdekaan RI ke 77 Tahun 2022.

“Tidak lama lagi tanggal 20 sampai 21 Agustus 2022 ada perahu hias dan lomba bidar, mari kita saksikan karena itu bagian adat istiadat ini,” katanya.

BACA JUGA:  H Gepin Jabat Ketua Partai Demokrat OKU 2022-2027

Plh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Hj Megawati mengatakan kegiatan ini sudah digelar untuk ketiga kalinya dan telah menjadi agenda tahunan.

“Setiap gelaran dibangun ciri khas tersendiri, seningga dapat menarik minat pengunjung, sehingga pesan budaya adat istiadat di Sumsel dapat tersampaikan dengan baik,” katanya.

Program ini berlangsung selama dua hari sejak 5 Agustus 2022, banyak pertunjukan busana adat dari 17 kabupaten dan kota di Sumsel. Ada juga potensi wisata dari 17 daerah di Sumsel. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.