Stok Gula Pasir Menipis, Harga Melonjak Tajam

Bulog Divisi Sumsel Babel Akan Impor

PALEMBANG, SuaraSumselaNews |
DENGAN melonjaknya harga kebutuhan pokok di pasaran seperti gula pasir, akhir-akhir ini kian melonjak tajam. Makanya pemerintah pusat dalam waktu yang tidak lama lagi, akan impor untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di Sumatera Selatan (Sumsel).

Badan Urusan Logistik (Buloq) Divisi Regional Sumatera Selatan-Bangka Belitung, melalui Yudi Wijaya saat ditemui wartawan mengatakan, saat ini kami masih menunggu proses impor yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Pemerintah memang sudah akan melakukan impor. Kami hanya menunggu proses impor. Khusus di Sumsel akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Kebutuhan pada bulan puasa dan hari raya tahun 2020 ini harus segera diantisipasi,” ujarnya, Senin, (9/3).

Secara teknis, selain barang komersil seperti gula, kami punya distributor dan rumah pangan sebagai perpanjangan tangan uloq kepada penyalur. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat barang itu tiba, supaya bisa segera langsung disalurkan,” harapnya.

Stok gula di Sumsel sudah mulai menipis, kami tetap akan melakukan operasi pasar setiap hari. Ini penting agar supaya masyarakat bisa membeli gula dengan harga yang sudah di tetapkan oleh pemerintah yakni Rp 12.500.

“Gula impor untuk masyarakat masih dalam proses, kita harap secepatnya datang, agar bisa segera di distribusi kepada masyarakat,” tegasnya.

Bulog Sumsel berharap, agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan situasi saat ini, jangan diborong semua bahan pangan.

“Jangan borong memborong lah, kita kan masih bisa keluar rumah, biasa sajalah. Kalau kita panik ya jadinya begini,” kata dia. (*)

laporan ; adeni andriadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *