Sopir Online Ingin Jumpa Kapolda

Terkait Hilangnya Takson Tri Widyantoro

PALEMBANG,SuaraSumselNews- SEJUMLAH komunitas pengemudi Taksi Online (takson) ke halaman Mapolda Sumatera Selatan. Ratusan pengemudi taksi online ini kembali meminta penjelasan kepolisian mengenai kepastian hilangnya pengemudi taksi online bernama Tri Widyantoro (44) satu bulan lalu.

Koordinator aksi, Edi Medan, mengatakan, sebelumnya aksi demonstrasi sudah dilakukan. Namun, pihak kepolisian belum menanggapi serius. “Pihak Humas janji lima hari. Kami datang lagi ke sini untuk mendengar bagaimana kelanjutannya,” ujar Edi, Kamis kemarin.

Ia mengatakan, jika pihak Polda Sumsel belum ada titik terang mengenai pengemudi yang pernah hilang di lokasi Kenten Laut, maka puluhan komunitas dengan ratusan orang bakal hadir kembali. “Kami di sini hanya memberikan aspirasi. Menolong keluarga driver. Tidak ada anarkis dan hanya minta penjelasan,” tutur Edi.

Kasus hilangnya Tri Widyantoro sudah memasuki dua bulan pencarian, meski sudah ada petunjuk dari Polda Sumsel. “Kami ingin kejelasan. Kalau belum ada, kami ingin kembali lagi ke sini,” tambah Edi.

Sementara, Kepala Subdit III Jatanras Polda Sumsel AKBP Erlintang Jaya menjelaskan, pihaknya masih bekerja keras mencari Tri Widyantoro. “Kalian tenang saja. Kasus ini baru satu bulan dan kami terus dalami. Sudah ada petunjuk baik saat ini,” ujar Erlintang.

Katanya, ponsel Tri Widyantoro sudah ditemukan sesuai titik koordinat GPS. “Artinya, jangan ribut-ribut lagi. Kami punya proses penyelidikan. Sabar menunggu, kami sedang bekerja,” urai Erlintang.

Tidak ingin menunggu lama, pihak perwakilan ingin bertemu langsung Kapolda atau Wakapolda agar kasus ini cepat selesai. Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Slamet Widodo menjelaskan, pihaknya sebagai penghubung dengan Polda Sumsel. “Ada Kasubdit Jatanras tangani kasus ini. Sabar. Insya Allah akan selesai. Jika belum, bisa datang lagi dan tanyakan,” ucapnya. (*)

laporan : winarni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *