Sementara Sumsel Lolos dari Status Zona Merah Covid-19

Gubernur Herman Deru Minta Jangan Terlena

 

PALEMBANG, SuaraSumselNews | PROVINSI Sumatera Selatan (Sumsel) tercatat sebagai daerah bebas zona merah Covid-19 sejak 12 November lalu.
Hingga kini, di 17 kabupaten dan kota di Sumsel hanya terdiri dari daerah zona oranye dan kuning saja.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan meski saat ini Sumsel telah bebas zona merah, namun kewaspadaan masyarakat terhadap penularan Covid-19 harus tetap ditingkatkan.

Tak hanya itu, masyarakat pun tetap diimbau mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan secara rutin sebagai upaya perlindungan diri tertular dari Virus Corona .

“Kita memang sudah lepas dari zona merah Covid-19, tapi jangan sampai kendor untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Minggu (15/11).

Deru mengatakan, perlu kesadaran tinggi dari masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Sumsel, selain upaya dari pemerintah yang gencar mengimbau kepada masyarakat agar patuhi protokol kesehatan.

“Pemerintah sendiri pun tetap konsisten dalam melakukan upaya pencegahan dan penanganan maksimal terhadap penyebaran Covid-19. Pemerintah tidak diam, upaya penanganan terus dilakukan,” tambah dia.

Menurut dia, adanya penyebaran Covid-19 telah mengubah tatanan hidup masyarakat yang dituntut untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Berdasarkan data laporan harian Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel pada 14 November lalu, angka kasus positif Covid-19 mencapai 8.666 kasus, meski jumlah pasien sembuh tercatat 7.010 dan pasien meninggal sebanyak 467 orang.

“Alhamdulillah, Sumsel menjadi salah satu provinsi yang tetap stabil ekonominya kendati di tengah pandemi Covid-19 tapi kita jangan sampai terlena.

Saya minta untuk kesekian kalinya agar masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokes,” jelas Deru.

Sebelumnya diberitakan, saat ini tidak ada daerah zona merah Covid-19 di Sumsel. Hal ini didasarkan pada laporan harian Covid-19 pada 12 November 2020.

“Saat ini Sumsel sudah bebas dari zona merah Covid-19. Ini kabar baik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nuraini, pada peringatan Hari Kesehatan Nasional 2020 di RSUD Siti Fatimah, Kamis (12/11).

Dalam laporan tersebut, 17 kabupaten kota di Sumsel hanya terdiri dari daerah zona oranye dan kuning. Adapun rinciannya yaitu tiga daerah zona kuning OKU Selatan, Ogan Ilir, dan Banyuasin.

Sementara itu, daerah zona oranye di antaranya Palembang, Prabumulih, Pagaralam, Muaraenim, Lahat, OKU, OKU Timur, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Muratara, Lubuklinggau, Empat Lawang, PALI, dan OKI.

Sebelumnya pada beberapa pekan lalu Lahat masih tercatat sebagai daerah zona merah. Lesty menambahkan, saat ini juga angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sumsel tergolong tinggi yakni dengan persentase 82,5 persen.

“Meninggal masih bertambah namun sedikit. Persentase tes kurang dari standar dan ini yang harus ditingkatkan,” ujar Lesty. (sp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *