LAHAT SuaraSumselNews | BANJIR
bandang melanda Lahat, Kamis (9/3). Ribuan waga terdampak, satu orang tewas. Dan banjir bandang ini terjadi akibat curah hujan yang cukup deras sejak pagi sekitar pukul 06.00 hari ini.
Dilansir dari berbagai sumber diketahui, ribuan warga yang terdampak banjir bandang ini berasal dari tiga desa yang terendam di Lahat. Desa yang terendam banjir bandang ini diantaranya Desa Pelajaran dan Nanti Giri Kecamatan Jarai, serta Desa Lubuk Sepang, Kecamatan Pulaupinang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengungkapkan sudah mengirimkan petugas untuk menolong para korban.
“Ya, tim pertolongan gabungan masih di lokasi, mengevakuasi warga korban banjir,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lahat, Ali Afandi
Akibat curah hujan yang tinggi selama dua hari terakhir membuat air sungai Lematang meluap. Pihak BPBD mencatat sejak pagi tadi korban sudah mencapai 3000 jiwa.Banjir tersebut disebabkan meluapnya air Sungai Lematang setelah kawasan itu diguyur hujan selama dua hari terakhir
Bahkan sampai saat ini, banjir tersebut disebabkan meluapnya air Sungai Lematang setelah kawasan itu diguyur selama dua hari terakhir.Pihaknya mencatat warga yang terdampak banjir sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB mencapai 3.000 jiwa.
Bahkan sampai saat ini kabarnya banjir bandang masih terjadi sehingga jembatan Tanjung Sirih terpaksa harus ditutup.1 orang korban tewas akibat banjir bandang di Lahat yang sudah teridentifikasi adalah anak laki-laki berusia 11 tahun, berinisial GD.
Juga ada video berasal dari warga Lahat, tepatnya di Pasar bawah, melaporkan kondisinya terkepung dua rumah. Tak Bbsa keluar dari rumah. Sementara di luar rumahnya sudah diekeilingi air. (*)




