Satgas BUMN Alami Kesulitan

Meski Kordinasi Dilakukan WA

 

PALEMBANG, SuaraSumselNews | SATUAN Tugas (Satgas) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalami kesulitan berkoordinasi.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum PT Pusri, Bob Indiarto mengatakan, pihaknya kesulitan dalam berkoordinasi dengan beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penyaluran bantuan alat kesehatan.

“Sementara dari 46 BUMN belum semua menyalurkan bantuan, karena kita koordinasi dengan beberapa perusahaan BUMN mengalami kesulitan. Makanya kita butuh PIC dari masing-masing perusahaan,” kata dia, Kamis (9/4).

Dia mengakui, sejauh ini baru sekitar 15 perusahaan BUMN yang tergabung dalam satgas yang baru bisa berkomunikasi. Kedepan pihaknya berencana akan membuat rekening bersama untuk menyetorkan dana CSR, yang kemudian disalurkan akan disalurkan.

“Bantuan ini baru sebagian, makanya kita butuh PIC dari masing-masing perusahaan. Tapi kita sudah mengatasnamakan satgas BUMN, karena sudah diarahkan oleh kementrian BUMN,” urainya.

Dalam hal berkoordinasi, sejauh ini pihaknya sudah membuat grup WhatsApp untuk memenuhi permintaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Jadi kalau bisa semua permintaan terpusat ke BPBD, permintaan dari BPBD kemarin ada masker, spray oksigen, APD lengkap, vitamin, hand sanitizer dan thermal gun,” bebernya.

Kendati semua yang diberikan belum mencukupi dari semua yang diminta, tapi pihaknya terus berusaha untuk memenuhi semua kebutuhan. Tapi walaupun begitu tetap akan diminta secara administrasi yang ada diperaturan.

“Jadi memang agak menyulitkan kita, karena dipasar barang tersebut melonjak tinggi dan langka,” tegasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *