Deru ; Corona Bukan Aib

Laporkan Jika Ada Gejala

 

PALEMBANG, SuaraSumselNews | GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru kembali menekankan  infeksi virus corona atau Covid-19 bukanlah aib. Dan menurutnya Corona justru mengundang batin setiap insan untuk mengulurkan bantuan baik ke keluarganya maupun bersangkutan langsung.

“Corona ini bukan aib, justru naluri batin kita diajak  untuk membantu baik keluarganya maupun yang bersangkutan terdampak Corona ini,” tegasnya saat menyerahkan bantuan Gubernur sekaligus    penyerahan bantuan dari satuan tugas Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hal itu debagai bentuk kepedulian kepada awak media, baik media cetak, elektronik, foto dan wartawan online yang telah banyak membantu dalam menyebarluaskan informasi mengenai covid 19. Bantuan itu diserahkan gubernur bertempat di halaman Kantor Gubernur Sumsel. Kegiatan ini dihadiri langsung perwakilan jurnalis dari berbagai media yang ada di Provinsi Sumsel, Kamis (9/4).

Bantuan alat pelindung diri yang diserahkan BUMN kali ini antara lain, penetralisir udara, helm dan baju, hand sanitizer, scanner, temperatur, oxigen spray, multivitamin sebanyak 2325 kotak serta sembako.

Herman Deru mengungkapkan, merupakan satu kebanggaan saat bantuan terus berdatangan, yang menandakan bahwa Pemprov Sumsel tidak berkerja sendiri mengatasi wabah Covid –19 ini.

“Virus Corona selama belakangan ini menjadi trending topik di dunia, tidak hanya virusnya.Tapi turunananya. apa itu ?  Ialah kecemasan, kecemasan antar manusia, anatara individu dan kecemasan terhadap penurunan perekonomian, yang tidak hanya dirasakan barisan bawah saja, melainkan semua terkena dampaknya,” katanya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada wartawan yang tidak hentinya menyebar luaskan informasi mengenai covid 19, wartawan dikatakannya, sebagai profesi yang sangat dibutuhkan masyarakat  tentang kondisi ini.

“Sehingga masyarakat sadar virus ini dapat di cegah dan juga dapa diobati, tergantung narasinya. Wartawan punya musuh besar yakni, penyebar hoax yang telah menyampaikan berita. Saya himbau juga wartawan tidak membuat berita tidak lebay, kalau lebay bahaya semua bisa mandek.  Memang tidak mudah mengatasi ini, kita harus kerjasama  Cegah covid 19,” pungkasnya. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *