Puasa dan Lebaran, Bulog Operasi Pasar

Antisipasi Lonjakan Harga Beras

LUBUKLINGGAU, SuaraSumselNews- TINGGAL hitungan hari menjelang bulan suci dan lebaran Idul Fitri 1439 Hijrah. Makanya, Badan Urusan Logistik (Bulog) Kota Lubuklinggau, kini tengah melakukan antisipasi sejak dini.

Utamanya untuk antisipasi lonjakan harga beras yang ada dipasaran menjelang puasa dan lebaran nanti. Bulog disini yang menaungi satu kota dan dua kabupaten (Lubuklinggau, Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara), siapkan stok beras sedikitnya 1000 ton lebih.

Kepada SuaraSumselNews kemarin, Kepala Bulog, Meizarani mengakui, pihaknya berencana akan melakukan operasi pasar (OP) beras di tiga wilayah tersebut. ‘’Ini semua dilakukan guna antisipasi lonjakan harga beras. Mengingat, kebutuhan beras, saat puasa dan lebaran permintaannya sangat signifikan,’’ terangnya.

Kata dia, sesuai program Bulog, operasi pasar nanti akan difokuskan pada Pasar Inpres dan Kantor Bulog dan  langsung ke pemukiman warga atau posko-posko yang ditunjuk. Itu semua, bila dianggap genting dan penting, jelasnya.

“Jika tak ada perubahan, harga jual beras OP tersebut angka jualnya hanya berkisar Rp 8.500 setiap kilogram,’’ terangnya, seraya menyebutkan warga harus tenang.

Terkait rencana tersebut, Kabulog Linggau ini berharap, agar warga tidak resah. Meski nantinya harga akan melonjak, toh pihak Bulog telah lakukan antisipasi dengan stok beras yang ada di gudang lebih dari cukup. (*)

laporan : marzuki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar