oleh

PHR Zona 4 Gelar Vendor Day Bersama Mitra Kerja dan Mitra Bisnis

PALEMBANG, SuaraSumselNews | PERTAMINA Hulu Rokan (PHR) Zona 4 gelar Vendor Day di hotel Novotel Palembang dengan semua mitra kerja dan mitra bisnis. Maksudnya untuk lebih mempertajam komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang diadakan untuk pertamakalinya di Tahun 2022 pasca Covid-19

General Manager PHR Zona 4 Agus Amperianto mengatakan, Ini adalah vendorsi kita yang pertama setelah dua tahun kita vakum untuk bisa ketemu. Vendor Day ini untuk menyampaikan pesan pesan terkait aspek komplain atau peraturan peraturan internal yang harus di jalankan sehubungan dengan beberapa penyesuaian organisasi di Pertamina katanya,” Kamis (11/8).

Agus mengungkapkan, untuk inti pelaksanaan acara vendor itu tujuannya untuk menghimpun beberapa masukan atau informasi dari semua pengusaha yang memang terlibat di dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan PHR Zona 4.

BACA JUGA:  Sambut HUT RI ke 77, Pedagang Telok Abang dan Bendera Mulai Beraksi

“Terkait pengembangan pengusaha lokal Agus menerangkan yang paling diperlukan untuk pengembangan pengusaha di lokal itu adalah kompetensi terkait dengan Sumberdaya manusia maupun kompetensi terhadap perubahan.

Ada tiga hal inti di dalam proses pengadaan barang dan jasa yakni asal harganya kompetitif, delivery timenya bisa memenuhi dan kualitasnya bagus ini pasti akan jadi kompetensi pengusaha untuk bisa bersaing ditingkat nasional maupun global,” urainya.

Pihaknya berharap kedepannya para pengusaha dapat mengembangkan kompetensi diantaranya dengan aktif mengikuti pelatihan sehingga mampu dan disiapkan untuk menjadi pengusaha yang berkompeten

Dikesempatan yang sama Kepala SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan menambahkan, untuk penerapan sistem digitalisasi pada pengadaan barang dan jasa di perusahaan migas KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) merupakan wujud nyata dari efisiensi di sektor ini. KKKS untuk di internalnya masing-masing sudah menerapkan sistem digital ini, karena ini sudah menjadi kebutuhan di zaman sekarang ,”ungkapnya.

BACA JUGA:  Gencarkan¬†Bimtek Keluarga Antikorupsi¬†Keseluruh Desa di Sumsel

Penerapan digitalisasi berguna untuk mendorong implementasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) di sektor migas yang saat ini sudah mencapai 57 persen,” pungkasnya.(*)
laporan : winarni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.