oleh

Komisi IV DPRD Sumsel Monitoring Progres Kerja Bangun Fly Over Sekip

Ada Hambatan Terkait Utilitas PLN, PGN, Telkom dan PDAM

PALEMBANG, SuaraSumselNews | PIMPINAN dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan adakan monitoring progres pembangunan Fly Over Angkatan 66 di Kota Palembang, Jum’at (12/8).

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan Ir. Holda, M.Si mengatakan, kegiatan hari ini adalah monitoring fly over Simpang Sekip Ujung Angkatan 66 Palembang.

“Kita datang kesini untuk melihat sejauh mana progres kemajuannya dan Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik. Hanya saja ada beberapa tahapan yang belum selesai yaitu mengenai utilitas seperti PGN, PDAM PLN Telkom. Insya Allah dalam waktu yang dekat bisa di selesaikan karena untuk penganggaran dari provinsi sudah siap semua,” kata Holda

Sementara, Sekretaris Dinas PUBM dan TR Sumsel Ir Novian Aswardani, ST., MM., menambahkan, ada beberapa hambatan terhadap utilitas pembangunan fly over ini. Seperti Telkom, PLN, PDAM, PGN semua berada di bahu jalan.

BACA JUGA:  Pemprov dan DPRD Sumsel Sepakati KUA-PPAS 2023

“Nah di situlah kita harus menggeser dan berkoordinasi dengan seluruh instansi, masyarakat dan keamanan. Karena sebagian di situ ada pipa gas tekanan tinggi dan ada potensi tambahan terhadap penguatan,” ucapnya.

“Dihimbau untuk masyarakat semoga mengerti bahwa proses ini mungkin beberapa waktu akan membuat terganggunya lalu lintas. Akan tetapi yakinlah pada suatu saat nanti lalu lintas itu akan terurai dan kami juga mengharapkan pengertian masyarakat. Utamanya, terhadap pembangunan ini, karena pembangunan ini buat kita bersama,” bebernya.

Ryandra Marlan S.T, M.T selaku Kepala Bidang Pembangunan Jalan Jembatan menjelaskan, bahwa dari pihak DPRD akan mengajak kita menindak lanjuti pertemuan ini dengan DPRD Provinsi dan akan kita bahas perkembangan progresnya maupun masalah yang ada

BACA JUGA:  Sambut HUT RI ke 77, Pedagang Telok Abang dan Bendera Mulai Beraksi

“Masalah utama di sini adalah pemindahan utilitasnya seperti pembuatan – pembuatan jembatan sebelumnya yang ada di Sumsel. Sebenarnya kendala utilitas sudah memang jadi perhitungan kita karena kita sudah sering menghadapi seperti ini insya Allah selesainya bisa tepat waktu.

Progres saat ini ada minus 3% dan yang sudah terealisasi 15% target kita 38% dan himbauan terhadap masyarakat supaya bisa menghindari ruas jalan supaya nanti tidak menimbulkan kemacetan,” imbuhnya.

Dikesempatan yang sama Darma Budhy, S.H. S.T. M.T Asisten II Pemprov Sumsel
mengatakan, hari ini kami mendampingi Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel beserta seluruh anggotanya. Hal ini dalam rangka monitoring terhadap pelaksanaan pembangunan fly over disini.

BACA JUGA:  Disporapar Akan Renovasi Sekretariat PWI Banyuasin

“Adapun yang di sampaikan tadi meminta laporan progresnya sudah berjalan berapa persen. Apakah kendalanya, tapi hari ini belum clear dan nanti akan di rapat ulang secara komprehensif seluruh pihak yang terkait,” ujarnya.

Budhy menerangkan, yang menjadi penghambat ini kan adalah utilitas, dengan kehadiran Komisi IV ini akan mengundang steakholder vendor-vendor yang lain sehingga ini bisa berjalan dengan lancar. Tidak hanya kita juga kita serahkan kepada balai saja. Akan tetapi di dorong oleh Komisi IV dan Pemerintahan Provinsi.

Berdasarkan laporan tadi sudah ada minus 3 %, kalau masalah pembebasan lahan tidak bermasalah lagi, hanya tinggal 3 persil itupun hanya soal luasnya yang berbeda dan untuk kesepakatan harga sudah ada jadi kita masih berpatokan kepada BPN,” pungkasnya. (*)
laporan : winarni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.