Penumpang LRT Terlantar

Uji Coba Berbayar Belum Maksimal

PALEMBANG, SuaraSumselNews – PELAKSANAAN pesta akbar olahraga Asia, ‘Asian Games 2018’ hanya hitungan hari. Makanya, semua persiapan untuk kegiatan tersebut telah dilakukan oleh pemerintah.

Bahkan dimana-mana ruas jalan dan persimpangan di semua penjuru Kota Palembang telah dipercantik. Memang, sebelumnya masih banyak ruas jalan yang bolong-bolong. Tapi hingga minggu pertama Agustus 2018, sudah mulai mulus.

Kota Palembang berbenah. Dan semakin ‘cintrong’ keindahan kota terus membahana. Mungkin, yang belum maksimal, masalah indahnya malam hari, perlu diperhatikan lagi. ‘’Utamanya tentang lampu hias, lampu penerangan yang melingkari semua wilayah strategis’’.

Lain halnya, Kamis siang (2/8), uji coba LRT masih terus berlangsung. Namun demikian, untuk menuju lebih tertib dan lancar operasionalnya, masih terdapat banyak kendala. Misalnya, belum siap seluruh stasiun pemberhentian (turun-naik) penumpang LRT.

Bahkan hingga saat ini stasiun yang siap operasional adalah Bandara SMB II, DJKA, Palembang Icon, Pasar Cinde dan OPI Jakabaring.

Ironis memang, kendala yang terjadi pada uji coba berbayar, Kamis siang (2/8) kereta ringan LRT yang harusnya berangkat pada pukul 13.27 WIB dari stasiun DJKA menuju Bandara SMB II. Namun apa yang terjadi? Nyatanya hingga pukul 14.10 wib (saat berita ini dibuat) kereta ringan LRT juga belum berangkat.

Beberapa petugas di Stasiun DJKA di konfirmasi media ini dan mereka menyatakan bahwa masih ada gangguan sinyal. “Maaf kita tak tahu kerusakan sinyalnya di mana? Karena, kami kurang paham,’’ jelas petugas yang enggan sebutkan jati dirinya itu.

Akibatnya? Membuat ratus penumpang menjadi terlantar. Dan menunggu kepastian pemberangkatan kereta ringan LRT. “Bagaimana ini? Baru uji coba sudah mogok. Tapi bagaimana tiket sudah di beli.’’

Mau dikembalikan sayang juga. Karena kita naik LRT ini sekedar jalan-jalan. Ya bagaimana nasib terhadap penumpang yang mau ke SMB II untuk berangkat dengan pesawat terbang.

‘’Pastinya, bila terjadi demikian, ya kasihan dan tentu ketinggalan pesawat untuk berangkat,” kata Ayu yang juga sebagai penumpang kepada media ini. (*)

laporan : aziz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *