oleh

Pemkot Palembang Harus Konsen Atasi Permasalahan Sungai Musi

PALEMBANG, SuaraSumselNews | SEBAGAI sumber kehidupan sehari-hari dan sarana transportasi warga di Sumsel terutama Kota Palembang. Sungai Musi harus digunakan sebaik-baiknya dan diperhatikan untuk kemakmuran rakyat itu sendiri.

Anggota Komisi V DPR RI, Eddy Santana Putra mengatakan perlu pemeliharaan dan perlindungan untuk menjaga kelestarian Sungai Musi. Apalagi terdapat Undang-undang (UU) Sumber Daya Alam (SDA) nomor 17 tahun 2019 yang di antaranya mengatur bagaimana Sumber Daya Air dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
“Sungai ini menjadi sumber kehidupan pokok,” terangnya.

Mantan Wali Kota Palembang itu pun mengusulkan agar ke depannya Sungai Musi ini diberlakukan berbayar bagi yang melewati Sungai Musi. Dengan begitu, dapat menambah pemasukan dan ini dapat dipergunakan guna melindungi Sungai Musi. Mengingat yang terjadi saat ini yaitu sedimentasi jutaan kubik pertahun. Inilah yang membuat sungai tercemar dan erosi melebar.

BACA JUGA:  Semua Jemaah Debarkasi Palembang Sudah Pulang

“Tugas kami mendorong pemerintah melindungi Sungai Musi tolong ini dikerok kembali,” kata dia.

Bahkan dulunya PU membuat program pengerukan sungai dari biaya para perusahaan setiap tahunnya. Sehingga, Sungai Musi ini dapat dilalui oleh kapal dengan muatan GWT 15 ribu ton. Namun, sekarang hanya bisa dimasuki oleh kapal berkapasitas 8 ribu ton.
“Kalau kapal lebih besar bisa masuk, tentunya ekonomi meningkat,” ujarnya.

Edy pun meminta agar pemerintah lebih konsen dengan permasalahan Sungai Musi. Selain itu, semua pihak harus sepakat ada komunikasi yang arahnya memelihara atau menjaga kelestarian dari Sungai Musi.

“Jika kelestarian tidak dijaga maka lingkungan akan semakin rusak, apalagi hulu hutan hilang, sungai akan semakin parah, “paparnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.