Meski tak Hadir, Deru Bangga Ada Nama KMP Putri Leanpuri

Dengar Nama Itu, Sempat Kaget

PALEMBANG,SuaraSumselNews | DIREKTUR Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Kementerian Perhubungan, Junaidi resmi meluncurkan Kapal roll on roll of (Ro Ro) KMP Puteri Leanpuri di Galangan PT Mariana Bahagia, Banyuasin.

“Kita telah meluncurkan Kapal Ro Ro KMP Puteri Leanpuri yang akan digunakan di perlintasan Sri Menanti-Karang Baru,” kata Direktur Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Kementerian Perhubungan, Junaidi, Rabu (23/2).

Menurutnya, kapal ini akan di uji coba terlebih dahulu baru nanti dioperasionalkan. Ini dilakukan untuk memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi di Banyuasin dan juga Sumsel, sebagai konektivitas.

“Untuk kapasitasnya bisa 10 unit mobil dan kalau untuk truk bisa enam unit. Kapasitasnya memang masih kecil, karena jaraknya tidak jauh. Sedangkan untuk tarifnya belum ditentukan masih dalam pembahasan,” katanya

Menurutnya, estimasi mulai beroperasi satu bulan ke depan. Terlebih untuk Sri Menanti ini akan selesai di bulan 10, jadi sembari menunggu selesai kemungkinan akan dialihkan terlebih dahulu baru setelah jadi dari Sri Menanti.

Lalu kenapa namanya Puteri Leanpuri? Menurut Junaidi, itu merupakan gabungan suku yang ada di Sumsel dan Lampung yaitu Lematang, Ogan, Way Umpu, dan Komering. Karena kapal ini dioperasionalkan di sini maka namanya pas itu.

Sebagai mana diketahui Leanpuri merupakan nama anak Gubernur Sumsel Herman Deru yaitu Percha Leanpuri, yang sudah wafat tahun lalu.

Sementara di tempat terpisah Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, bahwa ia tidak mengusulkan nama tersebut. Namun meskipun begitu ia bangga.

“Saya saja kaget, saya tidak tahu kalau diberi nama itu. Karena itu milik Kementerian Perhubungan. Saya tidak hadir, nanti disangka ada saham. Padahal tidak ada,” kata Deru saat diwawancarai di Kantor Gubernur.

Menurutnya, nama Leanpuri itu kan singkat dari Lematang, Ogan, Way Umpu, dan Komering. Dimana sebagian besar sungai tersebut muaranya di Sungai Musi, terlebih KMP Puteri Leanpuri ini rutenya akan melalui itu.

“Saya bangga tapi saya tidak mau hadir, karena saya tidak ingin orang salah persepsi. Karena 0 persen pun saya tidak ada saham di sana,” cetusnya.

Menurut Deru, wajar saja Percha Leanpuri ini kan tokoh di Sumsel yang sudah meninggal. Mungkin banyak kenangan bagi orang yang memprakarsai itu. Meskipun begitu Deru tetap bangga. Bahkan ia diberikan secara simbolis miniatur atau maket KMP Puteri Leanpuri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar