Meski Covid-19, Polda Sumsel Ungkap 18 Kasus, 22 Tersangka

Terbanyak Laporan dari Polres Lubuklinggau dan Banyuasin

 

PALEMBANG, SuaraSumselNews | KABID Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi, MM mengatakan, meskipun Pandemi Covid-19, Dit Res Narkoba dan Dit Reskrimum Polda Sumsel serta Polres/Tabes masih melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus yang terjadi. Khususnya Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan tindak pidana narkoba.

Buktinya, pada minggu pertama Juni 2020,Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran berhasil mengungkap sebanyak 18 kasus dan menangkap sebanyak 22 tersangka

Bahwa dari 22 tersangka tersebut terdiri dari, pengedar 17 orang. Pemakai 5 orang. Sedangkan barang bukti (BB) yang disita sebanyak sabu 2677,38 gram, ganja,14,62 gram dan ektasi 5 butir.

Juga dari segi kuantitas urutan laporan polisi (LP) terbanyak yakni Polres Lubuk Linggau (5), Polres Banyu Asin (3), Ditresnarkoba Polda Sumsel (2) dan Polres OKUT (2) laporan.

Dari segi kualitas urutan barang bukti (BB) terbanyak yakni Polres MUBA (2 Kg), Ditresnarkoba Polda Sumsel (584,15 Grm) dan Polres Lubuk Linggau (66,71 Gr)

Bahwa dari barang bukti Narkoba yang disita (sabu, ganja, ekstasi). Maka Dit Res Narkoba Polda Sumsel telah berhasil menyelamatkan sebanyak 16.137 Anak Bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba,ujar Kabid Humas di Ruang kerja nya, Senin (8/6).

Sedangkan Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran pada Minggu pertama Juni berhasil ungkap sebanyak 39 kasus tindak pidana.
Dari 39 kasus tindak pidana yang terungkap oleh Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polres/Tsbes jajaran tersebut terdiri dari beberapa kasus
Masing- masing, Curat 21 kasus, Curas 13 Kasus, Curanmor 3 kasus, Anirat 1 kasus dan pembunuhan 1 kasus.

Dari 39 kasus tersebut terbanyak yang mengungkap adalah Polrestabes Palembang 8 kasus. Disusul Polres Banyuasin 5 kasus , Polres OKU 4 kesus . Sedangkan Dit Reskrimum 3 kasus, Polres Musi Banyuasin 3 kasus, Polres Lubuk Linggau 3 kasus, Polres OKU Timur 3 kasus, Polres Musi Rawas Utara 3 kasus.

Kabid Humas menghimbau kepada masyarakat khususnya di Propinsi Sumsel agar menjauhi narkoba. Karena merusak kesehatan bahkan bisa mengakibatkan kematian. Awasi anak dan keluarga ketika keluar rumah maupun didalam rumah supaya terhindar dari bahaya narkoba.

Untuk menekan dan mengurangi terjadinya tindak pidana 3C di Sumsel, pemilik mobil dan motor agar menambah kunci pengaman, apabila sedang berpergian kunci pintu dan jendela rumah serta masyarakat bisa menjaga keamanan terhadap diri sendiri dan lingkungannya. (*)

laporan ; sirlani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *