LRT Terintegrasi Angkutan Kota

PT KAI Ditunjuk Sebagai Pengelola

PALEMBANG, SuaraSumselNews- MENTERI Perhubungan, Budi Karya mengecek LRT Palembang di Stasiun LRT Jakabaring, Minggu kemarin (27/5).

Menteri berharap LRT Palembang ini dapat berkolaborasi dengan angkutan yang ada di Palembang. Budi Karya mengatakan, pihaknya bersyukur anak-anak bangsa semua kontraktor bisa membuat, merancang dan melaksanakan LRT yang membanggakan ini. Uji dinamis tahap satu ini berlangsung sangat baik,artinya kerja keras selama ini membuahkan hasil.

“Kita membutuhkan satu bulan kedepan untuk meneruskan ini yakni uji dinamis dan semua lintasan. Kami bersyukur hadir disini Dirjen Kereta Api, Direktur KA, Waskita dan PT INKA. Kita kesini untuk merapatkan agar semua berjalan lebih baik,” ujarnya.

Dijelaskan, pihaknya berharap LRT ini terintegrasi dengan angkutan kota antar moda mulai dari moda angkutan darat hingga bus air. Kolaborasi antar moda diharapkan berjalan dengan baik. “Kita aktifkan dari stasiun Kertapati menggunakan bus air agar lebih cepat, itu lebih real. Angkutan air ini potensial untuk dikembangkan tapi itu belum publik. Padahal bus air ini sangat menarik untuk pariwisata. Itu bisa jadi angkutan publik,” bebernya.

Kata Budi, pengelolaan LRT kedepan pihaknya sudah menunjuk PT KAI dengan melakukan subsidi operasional. “Kita ingin mengangkut penumpang dengan harga terjangkau. Dan dikelola secara profesional. PT KAI kita minta mendidik anak-anak potensial, berkaitan dengan teknik, marketing, pelayanan dan lainnya. Karena Palembang menjadi contoh angkutan massal yang penting untuk mengatasi kemacetan kota,” ujarnya.

Bahwa kecepatan LRT ini dibawah 51 km perjam, dengan kecapatan rata-rata 40 km perjam. Untuk tarif dalam kota Rp 5.000, sedangkan ke Bandara Rp 20.000. Untuk ASN akan dibahas lagi tarifnya. “Pastinya, 15 Juli LRT sudah beroperasi,” kilahnya. (*)

laporan : winarni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *