oleh

KPU Sumsel Sosialisasi Verifikasi dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu

PALEMBANG, SuaraSumselNews | SOSIALISASI peraturan KPU No 4 tahun 2022 tentang pendaftaran verifikasi
dan penetapan partai politik peserta Pemilu Anggota DPR dan DPRD, metode pendaftaran dan verifikasi itu berbeda dari Pemilu 2019.

Ketua KPU provinsi Sumatera Selatan.
AMRAH MUSLIMIN, SE., M.Si  mengatakan, bahwa parpol calon peserta Pemilu 2024 nanti ada tiga kategori yakni, parpol yang memiliki kursi di DPR RI, parpol yang tidak memiliki kursi di DPR RI, dan parpol baru.

Dari tiga kelompok kegiatan dalam PKPU ini pendaftaran di lakukan di KPU RI pada tanggal 1-14 Agustus tidak ada rutinitas pendaftaran parpol di tingkat Sumsel dan kabupaten/kota katanya di aula KPU provinsi,” Kamis (4/8).

BACA JUGA:  Pemkab OKI Mendukung Digitalisasi ETPD Belanja

Amrah menambahkan, kedua verifikasi yang meliputi dua kegiatan yang pertama verifikasi administrasi ada yang memenuhi syarat dan ada yang tidak memenuhi syarat yang tidak memenuhi syarat ada proses perbaikan setelah proses perbaikan baru ditetapkan lagi. Bahwa dalam proses itu tidak memenuhi syarat ditetapkan tidak melanjutkan proses itu.  Jadi yang akan di lanjutkan verifikasi faktual adalah partai politik yang lolos verifikasi administrasi,” ucapnya.

Dijelaskan Amrah, KPU kabupaten/kota dan provinsi hanya memverifikasi faktual partai politik yang tidak memiliki kursi di DPR artinya dia peserta 2019 tidak memiliki kursi di DPR RI dan partai politik baru.

“Verifikasi faktual yang kami lakukan untuk provinsi hanya mendatangi sekretariat parpol dimana keberadaan partainya keberadaan pengurus 30% perempuan nya dan administrasi per kantorannya. Apakah di pastikan keberadaan kantor itu sampai dengan berakhirnya tahapan pemilu,” jelasnya.

BACA JUGA:  KPU Palembang Sosialisasi Peraturan No 4 Tahun 2022

Lanjutnya, untuk KPU kabupaten/kota sama dengan apa yang dilakukan KPU provinsi dan memverifikasi faktual keanggotaan nya dengan metode sampel. Misalkan parpol A di OKI mengumpulkan 1000 KTA itu nanti di ambil sampel dan itu di tetapkan KPU RI dan KPU kota dan  daerah langsung menerima by name by address sampel – sampel yang akan di verifikasi baru.

Setelah itu kita turun kelapangan melakukan verifikasi faktual ke tempat kediaman anggota parpol tersebut dengan cara tiga tahap pertama menemukan langsung, rekapitulasi tingkat provinsi Nasional baru ditetapkan kan penetapan parpol peserta pemilu 2022,” pungkasnya.(*)
laporan : winarni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.