Kobaran Api di Tanjung Atap, Warga Histeris Jeritan Tangis

INDRALAYA, SuaraSumselNews | DUA hari menjelang Idul Adha 1442 H terjadi kebakaran di Ogan Ilir, tepatnya di Dusun II, Desa Tanjung Atap, Kecamatan Tanjung Batu,, Minggu siang (18/7).

Diketahui, dari nformasi yang dihimpun media ini di lapangan, dua dari enam rumah luluh lantak dilalap api si jago merah. Dua rumah tersebut milik keluarga almarhum Wahab dan Yusma.

Ludi, saksi mata yang juga putra almarhum Wahab mengatakan, api berasal dari rumahnya. “Asal api dari atap rumah, ada kabel soalnya,” ujar Ludi saat ditemui di TKP.

Ludi yang saat itu sedang berada di kamar, langsung berlari menyelamatkan diri. Ia mengaku tak sempat menyelamatkan barang berharga. “Tidak sempat. Karena api cepat sekali menyebar, kebetulan tadi angin kencang juga,” kata dia.

Menurut Ludi, api lalu menyambar lima rumah lainnya di sekitar sumber kebakaran. Selain rumah sumber api, sebuah rumah milik warga bernama Yusma juga ludes terbakar. “Habis semua barang-barang di rumah saya,” ujar Yusma.

Wanita lajang berusia 50 tahun ini tampak menangis sambil menatap rumahnya yang hangus terbakar.

Setelah api berhasil dipadamkan satu jam kemudian, Yusma mengaku sementara tinggal di rumah kerabat terdekat. “Tinggal di rumah tetangga dulu,” ujarnya.

Sementara empat rumah lainnya yang terbakar, tak separah dua rumah milik keluarga almarhum Wahab dan Yusma.
Keempat rumah tersebut hanya terbakar di sebagian sisi bangunan saja.

Kapolsek Tanjung Batu, Iptu Wempy Manurung memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini.
Selain dua unit rumah yang ludes, ada pula sebuah sepeda motor matic yang hangus terbakar.

“Motor yang terbakar itu yang punya rumah penyebab kebakaran,” kata Wempy. Polisi kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang melanda bangunan-bangunan terbuat dari kayu itu. “Dugaan sementara karena korsleting listrik. Tapi kami melakukan penyelidikan,” ujarnya. (sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *