Herman Deru Pidato Perdana di Monpera

Disambut Ribuan Simpatisan di Bandara dan Monpera

PALEMBANG, SuaraSumselNews | USAI dilantik di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo, Gubernur – Wakil Gubernur Sumsel, Herman Deru — Mawardi Yahya (HDMY),  langsung menggelar pidato perdana di halaman Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) di Palembang, Selasa pagi (2/10).

Kedatangan Herman Deru – Mawardi Yahya disambut sangat antusias oleh sejumlah simpatisan, masyarakat dan tokoh paguyuban yang ada di Kota Palembang. Sementara, Herman Deru tiba di Monpera, pukul 10.50 WIB. ‘’Membludak simpatisan, parpol pengusung, masyarakat dan para relawan menyambut kedatangan orang nomor satu di BumiSriwijaya’’.

Begitu tiba di Monpera, tak lama berselang Herman Deru menyapaikan pidato perdananya. Dan dia mengajak semua warga Sumsel  jangan pernah lupa terhadap perjuangan para pahlawan kita terdahulu. “Kita harus ingat perjuangan para pahlawan yang mewakili masyarakat.Dan mengorbankan jiwa raga bahkan nyawa untuk mempertahkan harkat martabat Sumsel,” jelasnya.

Kata Deru, alasan dirinya memilih Monpera, karena Monpera merupakan tempat keterbukaan yang berarti mengajak memulai dengan keterbukaan dan apa adanya. Kami meminta dukungan dan doa. ‘’Kita jangan menghabiskan waktu untuk mencanci maki. Ya masa lalu untuk menutupi masa depan. Kita harus fokus kedepan. Karena Sumsel milik rakyat Sumsel,” ujarnya.

Kemenangan ini bukan menjadikan mencaci maki pasangan yang lain. Kita ditunggu masyarakat apa yang  dibuat untuk menjalankam amanat ini. Kita semua punya tanggung jawab.  Kita sepakat Sumsel ini milik kita semua. ‘’Saya mengajak kita semua, perdebatan politik kita akan Pileg dan Pilpres, mungkin saja ada perbedaan di masyarakat. Tetapi itu tidak bisa dijadikan alasan untuk memecah belah Sumsel,” pintanya.

Herman Deru meminta restu, mohon dukungan dan doa untuk menjadikan Sumsel maju bersama masyarakat. “Ayo sama-sama mengawal kami dalam membangun Sumsel kedepannya. Maksudnya, agar menjadikan Sumsel lebih maju,’’ pungkasnya.

Setelah sambutan perdana di Monpera, gubernur dan wakil gubernur menyeberang ke Masjid Agung yang kebetulan tak jauh dari Monpera. Disini Deru dan Mawardi bersama para simpatisan, OPD, SKPD Pemprov Sumsel, turut hadir. Dan melakukan sholat zuhur bersama di masjid ini.

Usai sholat zhuhur, Deru dan Mawardi beserta keluarga kembali ke rumah masing-masing. Dan pada malamnya (Selasa malam 2/10) pukul 19.30 WIB akan diadakan syukuran di Istanan Gubernur Demang Lebar Daun.

Sesuai data yang dihimpun dari protokol Pemprov Sumsel, sedikitnya 3.000 – 5.000 undangan akan hadir pada acara tersebut. Baik sebagai bupati/wali kota se Sumsel, SKPD, OPD, tokoh masyarakat akan tumpah ruah disini. ‘’Inti acaranya, hanya sukuran dan pembacaan yasin atas dilantiknya gubernur-wakil gubernur Sumsel priode 2018-2023’’ (*)

laporan : yulie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *