FPB Sumsel Kunjungi Panti Asuhan Jamik As-Solihin

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Kedekatan dengan anak yatim piatu merupakan anjuran Rasulullah SAW.

Karena itu pengurus dan staf khusus Forum Palembang Bangkit Sumatera Selatan (FPB Sumsel) mencoba mengunjungi rumah panti anak yatim piatu se-Kota Palembang.

“Hari ini kita berkunjung ke Panti Asuhan Jamik As-Solihin. Selain melakukan silaturahmi, kita juga memberikan bantuan beras dan bahan pangan lainnya,” ujar Ketua FPB Sumsel Idham Rianom SSos, di Panti Asuhan Jamik As-Solihin, Senin (8/8/2022).

Pada tahapan 10 Muharam 1444 Hijriah tahun ini, kata Idham, FPB Sumsel melaksanakan kunjungan ke Panti Asuhan Jamik As-Solihin Jalan Mandi Api Kelurahan Ilir Barat II (KM 5) Palembang.

Selain memberikan bahan pangan ke panti tersebut, FPB Sumsel juga menyerahkan bantuan uang yang langsung diberikan kepada anak-anak yatim piatu.

“Ini penting kita lakukan. Karena nasib anak-anak yatim piatu itu merupakan poin penting yang patut kita perhatikan,” ujar Idham tersenyum.

Menurut dia, sudah sejak puasa Ramadhan lalu, FPB Sumsel nelakukan kunjungan ke berbagai panti asuhan anak-anak yatim piatu.

“Kami juga memberikan pelatihan cara menggunting rambut profesional. Kalau ada modal nanti, kita akan membantu membuka salon kecantikan untuk mereka,” katanya.

Terkait hal itu, Idham berharap agar anak-anak panti tersebut tidak melihat besar kecilnya bantuan itu. “Yang jelas itulah bentuk kepedulian kami,” katanya.

Kunjungan ke Panti Asuhan Jamik As-Solihin itu disertai sejumlah personal, antara lain, pendiri FPB Sumsel Drs H Yunani Abuhasan, pembina FPB Sumsel, Fauzi Rahman, Wakil Humas FPB Hermanto, Dansatgas Ali Akbar, Ketua Lembaga Usaha Jasa dan Travel Masrudin, Kemas Zaky dan Ketua Lembaga Pemuda dan Olahraga FPB Sumsel, serta staf khusus FPB Manda.

Sementara itu, H Yunani Abuhasan, mengatakan kunjungan itu dilakukan untuk berbagi kasih dengan anak yatim piatu.

“Berbagi kasih itu tak hanya memberi bantuan beras dam bahan pangan lainnya saja, tapi memberikan perhatian humanis kepada anak-anak panti tersebut,” ujar H Yunani.

Dalam Islam, katanya, memperhatikan secara kemanusiaan kepada anak-anak yatim piatu adalah keharusan.

Jika memiliki kelebihan rezeki, kunjungan itu perlu membagikan bahan pangan, uang, serta sikap welas asih kepada anak yatim piatu.

“Semoga Allah SWT memberkahi kunjungan kami ke panti asuhan Jamik As-Solihin ini. Aamin Allahuma aamin,” ujar H Yunani menutup pembicaraan. (*)

Editor Anto Narasoma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *