oleh

Deru: Pempek Bisa Mendunia

Jangan Kalah Sama Cilok & Bakso

PALEMBANG, SuaraSumselNews | ASOSIASI Pengusaha Pempek (ASPPEK) Palembang ingin membawa pempek tidak hanya dikenal dan dinikmati wong Palembang saja, tapi juga go global alias mendunia.

Upaya itu diwujudkan dengan mulai membenahi cara pengolahan hingga pengemasan sehingga produk awet dan tahan lama diperjalanan sehingga bisa dikirim jauh ke luar kota bahkan luar negeri.

Ketua ASPPEK Palembang Yeni Anggraini mengatakan, saat ini Pempek sudah didaftarkan pada UNESCO sebagai warisan budaya bukan benda dan semoga proses pengajuan ini lancar sehingga Pempek terdaftar di UNESCO.

Dia juga bersyukur atas partisipasi Bank Indonesia yang memberikan bantuan alat pengemasan Pempek agar awet dikemas.

Selama ini Pempek hanya bisa bertahan tiga hari saja dengan teknologi vakum jika disimpan di suhu ruang. Tapi dengan teknologi retort pempek awet hingga satu bulan di suhu ruang.

BACA JUGA:  Taufik Husni Kecewa Pelarangan Ekspor Batubara

Ini menjadi solusi pengemasan dan pengiriman karena selama ini masalah Pempek pada pengemasan yang tidak bisa tahan lama tanpa dibekukan.

“Terimakasih pada semua pihak yang mendukung dan mensupport Asppek selama ini dan terimakasih pada Bank Indonesia dengan bantuannya alat produksinya sehingga akan disebar ke anggota dan sangat bermanfaat,” kata Yeni saat sambutan HUT ke-4 ASPPEK di The Zuri Palembang Hotel, Kamis (13/1).

Gubernur Sumsel Herman Deru meminta agar ASPPEK bisa membuat pempek bukan cuma makanan dengan identitas daerah saja, tapi jadi makanan universal seperti bakso dan cilok yang dikenal dimana saja dan disantap siapa saja.

Sementara Pempek hingga kini masih kerap dikonsumsi di Palembang saja atau Sumsel secara luas. Belum universal seperti bakso dan cilok, padahal kedua kuliner itu tidak memiliki identitas yang jelas berasal dari mana.

BACA JUGA:  Rayakan Kemeriahan Imlek 2573 di The Excelton Hotel Palembang

Gubernur Sumsel Herman Deru saat menghadiri HUT ke-4 Asosiasi Pengusaha Pempek (ASPPEK) Palembang di The Zuri Palembang Hotel, Kamis (13/1). (Handout)

“Ini tugas Ketua ASPPEK bagaimana membuat pempek dikenal luas jadi ada yang harus dibenahi ada PR yang harus diselesaikan,” katanya.

Sebagai wujud rasa syukur HUT ASPPEK juga membuat liwetan Pempek dengan panjang 4 meter yang dinikmati bersama saat HUT.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Hari Widodo bersyukur Gubernur Sumsel pro UMKM dengan semua kebijakannya sehingga UMKM seperti kuliner pempek terus bertahan saat ini meksi di masa pandemi.

UMKM Menurutnya adalah sektor ekonomi yang paling mampu bertahan di tengah badai pandemi.Saat bisnis lain kolaps UMKM justru berinovasi dan menelurkan kreativitas sehingga tetap eksis.

BACA JUGA:  Bupati Lahat Cik Ujang Hadiri Yasinan H Husni

Seperti Asppek yang juga terus berkreasi agar bisa go global dengan terus membuat terobosan seperti cara mengemas Pempek yang awet.

“Program kebijakan ekonomi Gubernur Sumsel bukan program ekslusif yang hanya bisa dinikmati segelintir orang tapi semua orang sesuai dengan visi misinya Sumsel maju untuk semua,” ujar Hari Widodo. (*/berbagai sumber)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.