oleh

11.275 Warga Binaan di Sumsel Dapat Remisi HUT RI ke 77, 257 Orang Langsung Bebas

PALEMBANG, SuaraSumselNews | KINI Rutan Pakjo Kelas IA Palembang yang kondisi penghuninya sudah over kapasitas. Sebanyak 11.275 Warga Binaan di Sumsel Dapat Remisi HUT RI ke 77, 257 Orang Langsung Bebas

– Sebanyak 11.275 warga binaan dari seluruh lapas dan rutan di Sumatera Selatan mendapat Remisi HUT RI ke 77 dari Kemenkumham Sumsel.

Hal tersebut dikatakan oleh Kadivpas melalui Kabid Pembinaan, Bimbingan Informasi dan Teknologi Kemenkumham Sumsel Pudjiono Gunawan, saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (13/8).

“Rencana pemberian remisi umum kepada warga binaan ini dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI-77.
Remisi dilakukan di 20 lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (Rutan) dalam wilayah Sumsel”, ujar Gunawan.

BACA JUGA:  PHR Zona 4 Gelar Vendor Day Bersama Mitra Kerja dan Mitra Bisnis

Dijelaskan Gunawan dari total 11.275 warga binaan tersebut, diantaranya 5.916 merupaka warga binaan kasus narkotika, 10 orang warga binaan kasus korupsi, dan selebihnya untuk kasus pidana umum lainnya.

Selain itu dijelaskan Gubawan ada 257 orang narapidana yang diajukan mendapat remisi umum II ataublangsung bebas.

“Remisi umum II ini untuk pengurangan masa pidana dimulai dari pengurangan satu bulan sampai pengurangan enam bulan pidana,” jelasnya.

Masih dikatakan Gunawan, warga binaan anak, berhak mendapatkan remisi apabila telah berkelakuan baik selama menjalani masa hukuman pidana selama 6 bulan dan telah mengikuti program pembinaan oleh Lapas atau Rutan dengan predikat baik.

“Direncanakan juga, pemberian remisi nantinya akan di adakan di LPKA Pakjo Palembang, yang akan di berikan langsung kepada para narapidana secara simbolis oleh pak Kakanwil Kemenkumham Sumsel bersama Forkopimda pada tanggal 17 Agustus 2022 mendatang,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Dukung Persiapan Porwanas, Dispora Sumsel Bantu Bola

Dengan diberikan remisi pasa warga binaan, Gunawan berharap kepada warga binaan jika kembali ke lingkungan masyarakat dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. “Dan jangan mengulangi perbuatan pidana lagi,” tuturnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.