PALEMBANG, SuaraSumselNews | KASUS Covid-19 di Sumsel meningkat, warga diimbau segera Vvaksin dan terapkan prokes. Diketahui, penambahan kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) merangkak naik.
Jika sebelumnya pada tanggal 15 dan 16 Juli penambahan ada delapan kasus baru, maka pada 17 Juli ada penambahan 17 kasus baru Covid-19 di Sumsel.
“Memang ada peningkatan kasus tapi tidak terlalu signifikan. Ya maka kita harapkan masyarakat jangan abaikan protokol kesehatan (Prokes),” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy, Senin (18/7).
Menurutnya, tetap waspada, yang belum vaksin segera vaksinasi dan terapkan Prokes. Dan terapakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Juga banyak penyakit lainnya bisa dicegah dengan PHBS.
Berdasarkan data yang ada dengan bertambahnya 17 kasus baru maka ada 100 kasus aktif di Sumsel. Kasus aktif tersebar di delapan Kabupaten/Kota di Sumsel, dengan rincian di Palembang ada 85 kasus aktif.
Lalu di Prabumulih, Mura dan OKU masing-masing ada satu kasus aktif.
Kemudian OKU Timur dan OI masing-masing ada dua kasus aktif. Lalu di Muba ada tiga kasus aktif dan di Banyuasin ada lima kasus aktif.
Secara keseluruhan total kasus positif Covid-19 di Sumsel ada 80.694 kasus, yang sudah sembuh 77.245 kasus, yang meninggal 3349 orang dan yang masih dalam proses perawatan ada 100 orang.
Sedangkan untuk keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit yang ada di Sumsel hanya 2 persen. Dan BOR Kota Palembang 5 persen. Untuk di Palembang dari 485 kamar yang tersedia hanya 23 terpakai.
Beberapa rumah sakit yang masih ada pasien Covid-19 seperti RSMH Palembang, RS AK Gani, RS Bunda, RS Bhayangkara, RS Pertamina, RS Pusri, RS Charitas, RS Muhammad dan RS Karya Asih.
Menurut Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Yusri, meskipun kasus Covid-19 ada penambahan tapi BOR tetap terjaga, karena memang gejala Covid-19 nya relatif ringan, sehingga banyak yang isolasi mandiri.
“Untuk kasus Covid-19 ini semua provinsi meningkat, terutama wilayah perkotaan. Diimbau kepada masyarakat tetap waspada dan mematuhi Prokes serta melengkapi status vaksinasi, agar kalu terpapar Covid-19 gejalanya tidak berat,” harap Yusri.
Sedangkan untuk capaian vaksinasi Covid-19, untuk dosis satu 84,03 persen atau 6.052.825 yang sudah divaksin dari target 7,2 juta jiwa. Lalu capaian vaksinasi dosis kedua sudah 67,23 persen atau 4.842.485, sedangkan capain vaksinasi dosis ketiga atau booster baru 17,89 persen. (**/sp)






