Setiap Hari Macet Dekat Pintu Perlintasan KA
BATURAJA, SuaraSumselNews | WARGA dan pengguna Jalan Raya Saung Naga (Baturaja Barat) Kabupaten Ogan Komering Ulu(OKU), mengeluh. Pasalnya, dekat pintu perlintasan rel kereta api (KA) disini hadirnya pasar tempel.
Buktinya dengan keberadaan pasar tempel tersebut, jalan menjadi sempit. Kendaraan bermotor yang melintas banyak yang melawan arus. Meski antri lama, toh kemacetan tak mampu dihidari, ujar Pak Tugiran (54) warga setempat.
Antrian pada pintu perlintasan KA disini tak terhindarkan setiap harinya. Bahkan, sering macetnya mencapai satu kilo meter. Yang lebih lagi, kemacetan hingga ke Simpang 3 Tanjung Agung. ‘’Pemandangan ini terjadi pagi hari hingga siang. Sementara, petugas adem ayem saja. Dan tanpa ada solusi untuk penertiban lebih lanjut,’’ ujar Pak Tugiran.
Ironisnya, tambah sejumlah warga bahwa macet arus lalulintas di dekat pintu perlintasan KA Saung Naga, sudah menjadi kebiasaan setiap harinya. Tetapi, langkah konkrit dari pemerintah dan petugas, sepertinya tak diindahkan.
Terkait tingginya kemacetan di wilayah tersebut, tambah Pak Budi (45) warga Saung Naga ini, dia berharap Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU) dan PTKAI mencarikan solusinya. ‘’Baiknya dibangun jembatan layang (flyover) guna hubungkan seberang barat dan selatan,’’ harapnya. (*)




