oleh

Wabup Slamet Berikan Deadline Perbaiki Jalan

Khusus Manajemen PT Aspalindo Sejahtera Mandiri

BANYUASIN, SuaraSumselNews | BANYAKNYA keluhan dan laporan masyarakat, terkait jalan rusak, membuat Wakil Bupati Banyuasin menjadi gerah dan harus mendapat perhatian dari pemerintah.

Akhirnya, vWakil Bupati Banyuasin peringatkan PT. Aspalindo Sejahtera Mandiri, terkait perizinan hingga masalah akses jalan yang rusak. Hal itu dampak dari kendaraan PT yang lewat. Hal ini berimbas pada permasalahan 10 lubang jalan di wilayah Sungai Dua, Mariana, Kecamatan Banyuasin I, yang dalamnya hingga 30 centi meter.

Namun bukan hanya permasalahan itu saja, pihak manajemen PT Aspalindo Sejahtera Mandiri tersebut memilki masalah perizinan usaha, CSR, hingga masalah limbah aspal yang belum diselesaikan, Selasa (11/1).

Dalam kunjungan inspeksi mendadak (Sidak) PT Aspalindo Sejahtera Mandiri, di Jalan Sabar Jaya, Perajen Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Somosentono S.H. didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuasin Ir. H. Izromaita, M.Si.

BACA JUGA:  AKBP Imam : Bantulah Kinerja Kapolres Baru

Juga, Kasat Pol PP Banyuasin, Drs. Indra Hadi, M.Si. Kepala Dinas Bapenda Ir. Supriadi, MSTR. Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Pujianto, SIp. MSi. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuasin, Noor Yosept Zaath, ST., MT. Camat Banyuasin I Lakoni Syafran S.H, M.SI, beserta jajarannya, Rabu”(12/1).

Wakil Bupati Banyuasin beserta UPTD yang datang, sempat membuka diskusi dan menanyakan langsung kepada Kepala TAC PT Aspalindo Sejahtera Mandiri, Dohot Sinaga. Utamanya, terkait perihal lperizinan dan masalah limbah yang kini sudah diterima oleh Pemerintahan Banyuasin.

“Kita hari ini datang untuk meminta penjelasan masalah perizinan, jalan, hingga masalah limbah di perusahaan yang anda pimpin,” katanya.

Dari laporan yang didapat, lebih dari 15 titik lubang jalan di wilayah Desa Sungai Dua, Kecanatan Banyuasin I, dengan panjang mencapai hampir 1 Km. Dengan kedalaman 30 cm. Hal ini dikarenakan beban truck angkutan aspal, yang dimiliki oleh PT Aspalindo Sejahtera Mandiri melintas diwilayah tersebut.

BACA JUGA:  Dana Pinjam 112 M dari PT SMI, Pemkot akan Gunakan Bangun Infrastuktur

“Truck besar lewat di jalan tersebut, mengakibatkan lubang jalan yang dalam dan menyusahkan masyarakat disekitar wilayah itu,” tambahnya.

Slamet Somosentono juga memberikan ultimatum waktu penyelesaian masalah ini dalam waktu tiga sampai tujuh hari kerja. Jika sampai hal ini tidak diselesaikan,Pemerintahan Banyuasin akan menindak tegas. Bahkan akan menutup perusahaan, bukan hanya PT Aspalindo Sejahtera Mandiri saja, namun ada sembilan PT yang didapatkan dari laporan jika memiliki masalah yang sama

Sementara, Kasat Pol PP Kabupaten Banyuasin, Drs. Indra Hadi, M.Si, saat mediasi sempat mengatakan pihak manajemen PT menyelesailan segera perintah dari Bupati dan Wakil Bupati Banyiuasin. Jika sampai waktu yang ditentukan tidak memperlihatkan hasil, maka pihak Pol PP akan memportal jalan yang dijadikan akses oleh PT Aspalindo Sejahtera Mandiri.

BACA JUGA:  Drs H Husni Mantan Wali Kota Palembang, Meninggal Dunia

“Pokoknya permasalahan terkait izin, limbah, hingga masalah lobang jalan harus diselesaikan, atau jalan kami portal,” tegasnya. (*/berbagai sumber)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait