Usai Dilantik CPNS dan PPPK Banyuasin Ramai – ramai ‘Sekolahkan’ SK ke Bank

BANYUASIN, SuaraSumselNews | TERNYATA CPNS dan PPPK yang baru dilantik oleh Bupati Banyuasin Dr H Askolani baru- baru ini, sudah banyak berencana untuk menggadaikan SK pelantikan mereka.

Hal ini dilakukan agar bisa mendapatkan pinjaman dana segar dari bank yang diajukan.

Seperti diungkapkan seorang PPPK yang sudah mengajukan pinjaman ke bank dengan menyekolahkan SK pelantikannya.

“Ya, tinggal menunggu disetujui bank atau tidak. Mudah-mudahan disetujui, sehingga ketika cair mau digunakan untuk menikah,” ungkap seorang PPPK Banyuasin, Senin kemarin (19/5).

Banyak dari PPPK yang akan menggadaikan SK pelantikan mereka lantaran kebutuhan. Mengingat selama ini, mereka hanya memanfaatkan gaji honor untuk kebutuhan sehari-hari termasuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Dengan pelantikan dan mendapatkan SK pelantikan secara resmi, mereka mendapatkan harapan baru untuk bisa hidup lebih baik.

Meski, nantinya gaji mereka sebagai PPPK harus dipotong setiap bulan untuk membayar angsuran di bank.

Tentunya, Pemkab Banyuasin tak melarang bagi CPNS dan PPPK menggadaikan Surat Keputusan atau SK pengangkatan mereka beberapa waktu lalu.

Hal ini, diungkapkan Sekda Banyuasin H Erwin Ibrahim.

Menurut Erwin, tidak ada larangan bagi CPNS dan PPPK yang baru beberapa hari lalu dilantik untuk menggandaikan SK pelantikan mereka. “Karena menggadaikan SK pelantikan kepada bank, pastinya ada proses mulai dari verifikasi maupun kelayakan,” katanya.

Lanjut Erwin, bila nanti SK pelantikan yang di “sekolah” kan di bank, setiap bulannya juga akan dipotong melalui gaji masing-masing.

Dan itu menjadi tanggungjawab CPNS dan juga PPPK yang baru dilantik Bupati Banyuasin Dr H Askolani secara serentak beberapa waktu lalu, untuk diselesaikan pembayarannya sesuai kesepakatan dengan pihak bank.

“Kami hanya berpesan kepada CPNS dan PPPK yang ” menyekolahkan” SK pelantikannya kepada bank, bisa memanfaatkan dana yang cair untuk keoerluan yang penting. Jangan sampai, digunakan untuk hura-hura,” kilahnya. (sp/**)