Terkait Beasiswa Bidik Misi 2018
PALEMBANG, SuaraSumselNews- KUOTA beasiswa bidik misi Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang yang disetujui pusat hanya berjumlah 647 orang. Namun demikian, kini pihak Unsri lagi perjuangkan agar ditambah menjadi 1.000 orang.
Penegasan ini diungkapkan Wakil Rektor III Prof Zulkarnain Bidang Kemahasiswaan kepada SuaraSumselNews, Senin kemarin (9/7) di Palembang. Dan menurut dia, yang lulus tes bidik misi dari pusat, 1.400 orang. Ternyata kuota yang diberikan pusat tahun 2018 ini, sebanyak 647 orang.
“Ya, kita akan perjuangkan agar kuota beasiswa bidik misi Unsri tersebut dapat ditambah. Dan kita akan minta kuota beasiswa tersebut sedikitnya 1.000 orang,” harapnya.
Kata Zulkarnain, peserta yang lulus tes beasiswa tersebut akan mengikuti kegiatan belajar di Indralaya. “Mereka tidak bisa mengajukan pindah ke kampus Unsri Palembang. Karena di Unsri Indralaya, penerima beasiswa bidik misi mendapat asrama,” jelasnya.
Mengenai biaya asrama, tambah Zulkarnain, sangat murah dan sekitar Rp 150 ribu setiap bulannya. “Dan penerima beasiswa bidik misi wajib asrama selama 1 tahun. Setelah itu, mereka bisa menempati apartemen Unsri,” urainya lagi seraya menyebutkan, asrama Unsri mampu tampung ribuan mahasiswa.
Namun untuk sementara, asrama untuk mahasiswa baru selama 1 tahun. Selanjutnya, dilanjutkan dengan mahasiswa baru selanjutnya. “Sekarang kita akan bangun dua rusunawa, lagi. Maksudnya, agar bisa menampung mahasiswa lebih banyaknya lagi,” tuturnya. (*)









电报为您详解这款流行通讯工具的各项特性。从加密聊天到频道广播,应有尽有。