PALEMBANG, SuaraSumselNews | Program Seribu Mushab Al-Qur’an untuk masyarakat Sumsel yang di gagas Yayasan Raden Muhammad Taufik Husni (RMTH) atau Taufik Husni Foundation bersama Yayasan Masjid SMB Jayo Wikramo didukung PT Bomba Group dan YLKI Sumsel bersama Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI), dilaksanakan di Mesjid Agung Jayo Wikramo, Palembang Sumsel, Jumat (15/1) pagi.

Dr RM Taufik Husni, SH, MH sebagai Ketua Ketua Yayasan RMTH mengatakan pembagian seribu Mushab Al-Quran ini merupakan bentuk syiar Islam dengan tujuan agar masayarakat Sumsel tidak buta aksara Islam dan mengabaikan ketentuan dalam Al Quran.
“Alhamdulillah telah di launching Program seribu mushab Al-Qur’an untuk masyarakat Sumsel. Semoga ini bisa mewujudkan cita cita agar umat muslim di Sumsel tidak lagi buta Aksara Alquran,” jelasnya.
Menurutnya, dengan launching ini menjadi langkah awal dirinya bersama rekan untuk mewujudkan Satu Juta Mushab AlQuran untuk masyarakat Sumsel. Namun dalam hal ini, Taufik antusias karena tidak hanya seribu mushab al quran saja, namun tidak menutup kemungkinan bisa mewujudkan satu juta.
“Ini adalah awal pemicu semangat dengan mewujudkan sampai satu juta alquran. Tentunya kita berharap itu akan terwujud, hari ini seribu, mungkin dalam satu tahun ini bisa sampai 30 ribu, tapi tetap kita semangat agar bisa mencapai satu juta,” pungkasnya.
Gubernur Sumsel H Herman Deru yang diwakili Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Edward Chandra mengatakan. Jika program seperti ini sangat baik, apalagi Program seperti ini sangat mendukung Visi Misi Gubernur Sumsel seperti mensyiarkan Kehidupan beragama.
“Ini kegiatan yang mulia, juga sebagai bentuk dukungan dari Visi dan Misi Gubenur, seperti mensiarkan kehidupan beragama. Pemerintah Sumsel sangat mendukung ide yang di gagas ini,” jelasnya.
Sementara, Ketua Yayasan Masjid Agung Palembang, Kgs Ahmad Syarnubi, mengucapkan terima kasih kepada yayasan yang di ketuai Taufik Husni, karena kegiatan ini merupakan bagian dari syiar Islam.
“Saya harap ini harus terus di tingkatkan, karena masih banyak masyarakat yang masih buta quran,” ungkapnya. (@)




