oleh

Sumsel tidak Separah Daerah tak Ada Sawit

Terkait Langkanya Migor Saat Ini

PALEMBANG, SuaraSumselNews | HINGGA kinin mi goreng Migor) sepertinya masih menjadi barang yang langka.Bahkan banyak warga antre hanya untuk bisa mendapatkan minyak goreng.Toh, sudah antre pula pembeliannya ya harus dibatasi, hanya boleh 2 kg per orang.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ahmad Rizali, mengatakan, sejauh ini kendalanya produksi masih terbatas, karena butuh waktu dalam memproduksinya.

“Di Sumsel tidak separah wilayah lain.Memang masih dalam pemulihan kelangkaan, tapi tidak separah di daerah yang tidak mempunyai kebun kelapa sawit,” jelas Rizali, Senin (28/2)

Menurutnya di Sumsel ada produsen cukup besar seperti Sinar Alam Permai (SAP) yang mengcover Sumbangsel.
Lalu Musi Mas, Indokarya Internusa, dan juga disupport Sungai Budi dari Lampung untuk minyak curah.

BACA JUGA:  Menteri PUPR, Gubernur Deru Resmikan Jembatan di Desa Ketua KPK

Makanya, ntuk mengatasi kelangkaan minyak goreng, hal yang kita lakukan mengumpulkan sebanyak 20 distributor untuk program melalui domestic market obligation (DMO) ,” terangnya.

Kata Rizali bahwa pihaknya telah mengunjungi produsen seperti SAP dan nanti DPRD Sumsel juga akan bertemu dengan distributor minyak goreng yang ada di Sumsel. Maksudnya untuk mengetahui bagaimana proses penyaluran distribusi dan kendalanya.
(tr/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.