Sumsel Rawan Banjir Longsor

Dua Hari Ke Depan Potensi Hujan Lebat

 

PALEMBANG, SuaraSumselNews | CUKUP serius, cuaca buruk menjadi penyebab utama dua pesawat Lion Air rute Jakarta-Medan dan Jakarta-Bengkulu gagal mendarat di Bandara Udara Soekarno- Hatta, Jumat kemarin (29/1).

Diketahui pesawat tersebut harus melakukan pendaratan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang karena ekstrimnya cuaca.

Kepala Unit Analisa Dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Sinta Andayani mengatakan, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan akan terjadi di wilayah Sumsel untuk dua hari ke depan.

“Itu dikarenakan sekarang saat ini kondisi atmosfer sangat basah akibat (angin) Monsun Asia yang semakin kuat yang membawa uap air cukup banyak dan adanya belokan dan konvergensi di sekitar wilayah Sumsel,” ujarnya.

Fenomena itu menyebabkan akumulasi penambahan uap air semakin besar yang turut mempengaruhi buruknya cuaca saat ini.

Untuk itu masyarakat diimbau untuk selalu dan harus waspada akan potensi bencana hidrometeorologi (banjir dan longsor) yang mungkin bisa terjadi pada musim hujan tahun ini.

“Karena juga ada pengaruh La Nina masih besar yang bisa berdampak pada peningkatan curah hujan,” jelas.

Sebelumnya, dua pesawat ini mendarat sejak pagi dan hingga kini masih di bandara SMB II dan menunggu cuaca membaik di kota tujuan agar bisa kembali terbang.

Haris mengatakan masih berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk mengecek kondisi terkini pesawat dan penumpang.

Dicek dari historinya pesawat Lion Air JT639 asal Bengkulu tujuan Jakarta dijadwalkan terbang pukul 07.30 WIB dan diperkirakan tiba ditujuan dalam waktu 59 menit. Namun hingga kini belum ada laporan bahwa pesawat tersebut sampai di kota tujuan.

Sementara itu pesawat Lion Air dengan nomor pesawat JT399 dari Bandara Kualanamu Medan tujuan Sukarni Hatta Cengkareng juga terpaksa mendarat di di Palembang karena cuaca buruk.

Pesawat tersebut dijadwalkan terbang dari Medan tujuan Jakarta pukul 06.28 WIB dengan waktu penerbangan 1 jam 59 menit namun terpaksa mendarat di bandara terdekat yakni Palembang karena cuaca di kota tujuan tidak memungkinkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *