PALEMBANG, SuaraSumselNews | BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat Sumatera Selatan mengalami inflasi bulanan tertinggi pada Januari 2022 dalam dua tahun terakhir.
Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan Zulkipli mengatakan, kenaikan angka inflasi pada Januari ini dipicu oleh kenaikan bahan makanan yang signifikan pada awal tahun. Sumsel mengalami inflasi tahun ke tahun 2,34 persen (Januari 2022 terhadap Januari 2021).
Angka inflasi ini masih dalam batas aman, tapi perlu menjadi perhatian karena dipicu oleh kenaikan daging ayam dan beras yang cukup signifikan.
Sementara dua kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumsel diketahui Kota Palembang mengalami inflasi 0,94 persen, dan Lubuklinggau 0,83 persen.
Adapun kelompok pengeluaran yang menjadi penyumbang inflasi di Sumsel didominasi oleh dua sektor yakni, makanan, minuman dan tembakau dengan kontribusi sebesar 0,51 persen.
Komoditas lainnya yang menjadi penyumbang inflasi Januari 2022 yakni kenaikan daging ayam ras, beras, sewa rumah, ikan mujair, ikan nila, bahan bakar rumah tangga, bawang merah, tarif kendaraan online, nasi dan lauk, ikan patin, telur ayam ras, mie, cabai rawit, daging sapi hingga rokok kretek.
Harga ayam potong bertahan di kisaran Rp35.000 per kilogram hingga Rp38.000 per kilogram sejak akhir tahun 2021 hingga pertengahan Januari 2022. Lalu bergerak turun menjadi di kisaran Rp32.000 per kilogram pada pekan ketiga Januari 2022. (ant)









探索Telegram的强大功能!访问Telegram下载,了解其加密聊天、大型群组、频道和Bot生态系统。体验更强大的通讯工具。