Sekda Minta Tim Gugus Tugas Hendaknya Solid dan Kompak

Hasil Rapat Bersama Camat Kepala Desa Kabupaten Lahat

 

LAHAT, SuaraSumselNews | BUPATI Lahat melalui Sekda Januarsyah Hambali, SH minta seluruh jajaran kecamatan harus mampu melakukan sosialisasi pada jajarannya. Utama dengan masyarakat, kepala desa, perusahaan hingga masyarakat di tingkat bawah tentang penerapan protokol kesehatan 3M (menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Penegasan ini dikemukakan Sekda Januarsyah di Ruangan OPP ROOM Pemkab Lahat, dalam rapat pengawasan, pencegahan Covid-19, serta penerapan protokol kesehatan (prokes), Rabu kemarin (30/9).

Bahwa new normal bukan berarti masyarakat hidup bebas. Tetapi masyarakat harus terbiasa menerapkan disiplin menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan (3M), ” ujarnya.

Hadir dalam rapat tersebut, Kepala BPBD Ali Afandi, Kepala Kesbangpol Surya Desman, Asisten 1 Rudi Thamrin.SH.MM, Kasatpol PP Fauzan Khoiri. Juga Direktur RSUD Dr.Erlinda.Mkes, Kadinkes Ponco Wibowo, Kepala Dinas Tenaga Kerja Aris Toteles.SH.MM, Sekretaris Inspektorat Ichsan, Kadiskominfo Rudi Dharma, Kepala Dinas Pasar Fikriansyah.SE.

Sementara dari kecamatan, tampak hadir Camat: Merapi Barat Sumarno, Merapi Timur Miharta.Msi, Merapi Selatan Hery Yulianto.Sos, Camat Lahat Selatan H.Budi Utama dan Camat Lahat Kota Zubhan Awali.

Sekda mengumpamakan bahwa camat sama seperti guru.(diguguh dan ditiru) bagi jajarannya hingga tingkat bawah ke desa desa. Apa yang dilakukan oleh Camat menjadi tauladan bagi jajarannya sampai ke masyarakat, “Berikan contoh disiplin 3 M kepada seluruh masyarakat,” pintanya.

Di samping itu juga para Camat harus bisa memantau setiap perusahaan yang ada di wilayahnya. Khususnya Merapi Area dan Lahat Kota. Karena perusahaan tambang yang memakai Subkon biasanya mempekerjakan tenaga kerja dari luar yang bisa membawa virus Covid-19.

“Awasi setiap perusahaan, mesnya hingga karyawan.. Koordinasi dengan Satgas Covid –19 yaitu Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan (Puskesmas), Pol PP dan Kesbangpol.”

“Setiap perusahaan melaporkan jumlah karyawannya ke Disnaker. Dan melampirkan surat keterangan sehat. Begitu hasil dari Rapid Test dan Swaab ada yang reaktif dan positif Covid –19 maka karyawan tersebut harus di Isolasi” imbuhnya

Pada rapat Kadinkes Ponco Wibowo juga melaporkan bahwa status Kabupaten Lahat Minggu (27/9) sudah zona orange kembali. Meskipun, sebelumnya sempat zona merah “Mayoritas penyebaran virus dari kluster perusahaan yang tidak taat aturan dan protokol kesehatan terhadap karyawannya” ujar Ponco.

Sementara Kasatpol PP Fauzan Khoiri beserta jajarannya berkomitmen untuk terus mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada seluruh masyarakat. Dan akan menindak setiap pelanggar disiplin dengan sanksi yang bersifat edukatif.

Pads penutup rapat, Sekda menegaskan bahwa tim Gugus Tugas harus solid dan kompak. “Semua ini kita lakukan dengan harapan agar Kabupaten l mm Lahat bisa terbebas dari Virus Covid-19. Dan kembali menjadi zona hijau,” tegasnya. (*)
laporan : agung purnomo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *