Saat Ini Lagi Penggodokan Calon Pj Gubernur Sumsel

Pra TPA Sudah Didapat 3 Nama

 

PALEMBANG , SuaraSumselNews | SAAT ini lagi poses penggodokan calon penjabat (Pj) gubernur Sumsel di tingkat pusat terus bergulir.

Beredar informasi, sudah dilakukan pembahasan awal atau Pra-Tim Penilaian Akhir (Pra-TPA).Sudah didapat tiga nama yang diusulkan kepada Presiden RI Joko Widodo untuk dipilih salah satu menjadi Pj Gubernur Sumsel. Yakni Dr Robby Kurniawan (Tenaga Ahli di Kemenhub sekaligus Staf Ahli Bidang Logistik dan Multimoda).

Kemudian, Dr Agus Fatoni MSi (Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri) dan Syafrizal (Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri). Dari tiga nama itu, berhembus dua nama calon kuat Pj Gubernur Sumsel untuk mengisi kekosongan pascaberakhirnya masa jabatan H Herman Deru dan H Mawardi Yahya.

“Calon kuatnya Robby dan Fatoni. Namun, siapa yang dipilih nanti tergantung presiden setelah rapat TPA,” ujar sumber koran ini, kemarin (17/9).
Sedangkan dua nama lain yang masuk usulan DPRD Sumsel, SA Supriyono (Sekretaris Daerah Pemprov Sumsel) dan Prof Dr Nizar Ali (Sekjen Kemenag RI) kabarnya sudah tersingkir.

Robby Kurniawan yang namanya diusulkan DPRD Sumsel dan Kemendagri,  mengatakan, sebagai ASN yang memiliki hubungan emosional yang erat dengan Sumsel, dia  siap apabila diberi amanah oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, bila terpilih, menjadi hal itu suatu kehormatan dan kesempatan yang baik baginya untuk membangun dan memajukan daerah bersama seluruh komponen masyarakat Sumsel.

“Namun, sebagaimana kita ketahui saat ini semua masih berproses. Biarlah mengalir,” ungkapnya. Menurut Robby, pemerintah pasti akan menetapkan dan memilih sosok yang terbaik sebagai Pj Gubernur Sumsel.

Sementara, Agus Fatoni, diketahui dalam sepekan terakhir setidaknya sudah dua kali ke Palembang. Terpantau melalui jadwal acara Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumsel.  Kamis (14/9) dan Sabtu (16/9). Namun tak rincian acara yang dihadirinya dalam jadwal tersebut.

Ditanya seputar namanya masuk sebagai calon kuat Pj Gubernur Sumsel, Fatoni pun tak berkomentar panjang. “Terima kasih,” katanya.

Kapuspen Kemendagri, Benny Irwan mengatakan, hasil rapat Pra TPA memang mengambil tiga nama untuk diusulkan kepada Presiden.

“Kita yakin proses itu diharapkan selesai sebelum akhir masa jabatan itu jatuh tempo, TPA sudah selesai,” katanya. Dengan begitu, sebelum 1 Oktober, sudah ada Pj Gubernur Sumsel terpilih.

Menurutnya, Kemendagri belum tentu memilih nama yang diusulkan DPRD Sumsel sebagai Pj Gubernur. Tiga nama ini akan dibahas dalam sidang TPA, dipimpin langsung oleh Presiden. Dihadiri para menteri dan pimpinan tinggi sejumlah lembaga.

“Saat itulah diputuskan siapa yang akan ditunjuk menjadi Pj Gubernur,” tutur Benny.

Saat ini, selain kandidat Pj gubernur Sumsel, juga sedang digodok calon Pj Gubernur Kaltim.

Sementara untuk lima Pj gubernur lain yang berakhir Desember 2023, yaitu Riau, Lampung, Jawa Timur, Maluku, dan Maluku Utara belum dibahas.

Wakil Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas SE MM dari PDI Perjuangan mengatakan, prinsipnya dewan akan menerima apapun keputusan dari pusat yang memang memiliki kewenangan untuk menentukan Pj gubernur.

“Apa pun keputusan dari Presiden, PDI Perjuangan akan menerima. Kita tunggu saja,” ujarnya.

Bahkan, PDI Perjuangan akan  mengawal. “Dengan harapan  agar Pj  Gubernur yang terpilih memang dapat berbuat banyak untuk Sumsel,” imbuhnya.

Meski masa jabatan Pj kurang lebih satu tahun, tapi bisa optimal dalam membangun Sumsel hingga nanti terpilih gubernur dan wakil gubernur baru. (*/se)