Rekor MURI Obor Asian Games

Spanduk 7 Kilometer di Banyuasin 

PANGKALAN BALAI, SuaraSumselNews – OBOR Asian Games 2018 tiba di Alun-alun Kota Pangkalan Balai (Banyuasin). pukul 11.00 WIB. Pastinya, tumpah ruah masyarakat Banyuasin turun ke jalan untuk menyambut kedatangan obor Asian Games di Bumi Sedulang Setudung Banyuasin.

Sebelum diterima Bupati Banyuasin Obor Asian Games tersebut, dibawa para pelajar dengan jarak 3 Kilometer (km) dari Gerbang Kayuara Kuning menuju Alun-Alun Kota. Minggu kemarin (5/8).

Spanduk dengan panjang 7 km, bendera penuh dengan gambar peserta Asian Games 2018 ini, dipegang ribuan siswa dari SD, SMP dan SMA se-Kota Pangkalan Balai, di sepanjang jalan Merdeka Pangkalan Balai dalam rangka menyambut kedatangan obor Asian Games disini. ‘’Piagam MURI ini diserahkan Triono Perwakilan Muri secara langsung kepada Bupati Banyuasin Ir.SA Supriono, MM dan Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi SM Pinem’’.

Kata Triono, rekor MURI ini kami berikan karena Kabupaten Banyuasin berhasil membentangkan spanduk terpanjang di Indonesia bahkan dunia. Serta keberhasilan Kabupaten Banyuasin ini, akan dicatat dalam buku MURI yang di keluarkan tahun 2019, mendatang.

Bupati Banyuasin SA. Supriono, MM menyambut gembira atas didapatnya penghargaan MURI tersebut. ‘’Ini sebagai bukti dukungan luar biasa dari masyarakat untuk ikut serta mensukseskan Asian Games 2018,’’ jelasnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi pada Disdikporapar Banyuasin, Kapolres Banyuasin, Kodim Banyuasin dan para pelajar se Kecamatan Banyuasin III dan semua pihak yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini.

“Pecahnya rekor MURI ini, karena kerja kita bersama-sama. Saya berterimakasih dan penghargaan berikan untuk seluruh masyarakat Banyuasin,’’ ujar Bupati Banyuasin ini, seraya menyebutkan, semua masyarakat Banyuasin merasa bangga.

Sementara, perwakilan Inasgoc, Selerina menambahkan, pihaknya ucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Banyuasin yang menyambut Obor Asian Games dengan penuh kemeriahan dan sangat luar biasa. ‘’Momentum ini memberikan wahana olahraga di Kabupaten Banyuasin yang lebih dinamis,’’ paparnya. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *